{"id":5594,"date":"2026-04-29T20:38:16","date_gmt":"2026-04-29T11:38:16","guid":{"rendered":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/?p=5594"},"modified":"2026-04-29T20:38:18","modified_gmt":"2026-04-29T11:38:18","slug":"seminar-kebangsaan-di-nabire-tekankan-sejarah-dan-identitas-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/seminar-kebangsaan-di-nabire-tekankan-sejarah-dan-identitas-bangsa\/","title":{"rendered":"Seminar Kebangsaan di Nabire, Tekankan Sejarah dan Identitas Bangsa"},"content":{"rendered":"\n<p>Nabire, PT | Papuatengah.info \u2013 Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka kegiatan wawasan kebangsaan di Aula RRI Nabire, Rabu (29\/4\/2026), sebagai upaya memperkuat nasionalisme dan menjaga persatuan menjelang momentum 1 Mei.<\/p>\n\n\n\n<p>Asisten I Sekretaris Daerah Papua Tengah, Alanthino Wiay, mewakili Gubernur Meki Nawipa, memimpin langsung pembukaan kegiatan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p> Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seminar ini memiliki nilai strategis karena bertepatan dengan refleksi sejarah 1 Mei 1963.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, momentum tersebut menandai awal tanggung jawab pembangunan yang terus berjalan hingga saat ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah daerah terus mendorong pemerataan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTema yang kita angkat hari ini menjadi refleksi sejarah sekaligus komitmen kebangsaan. Persatuan yang kita rasakan saat ini lahir dari perjuangan panjang,\u201d ujar Alanthino.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia kemudian menekankan tiga poin utama dalam kegiatan ini. Pertama, peserta perlu menjaga ingatan kolektif tentang sejarah perjuangan bangsa. <\/p>\n\n\n\n<p>Kedua, generasi muda harus memahami sejarah secara utuh agar tetap memiliki identitas kebangsaan yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" data-id=\"5585\" src=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260429-WA0079-1024x682.jpg?v=1777453095\" alt=\"\" class=\"wp-image-5585\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>Ketiga, seluruh elemen masyarakat perlu memperkuat semangat nasionalisme di tengah keberagaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Alanthino mengajak generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam forum diskusi. <\/p>\n\n\n\n<p>Ia mendorong peserta tidak hanya mendengar, tetapi juga berpikir kritis dan menggali pengetahuan secara mendalam.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini menghadirkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pimpinan organisasi, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, hingga pelajar dan mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Kehadiran mereka mencerminkan semangat kolaborasi dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, forum seperti ini menjadi ruang penting untuk memperkuat kesadaran kolektif. <\/p>\n\n\n\n<p>Para peserta tidak hanya mengikuti seminar, tetapi juga membangun pemahaman bersama tentang pentingnya menjaga Papua tetap damai dan bersatu.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap nilai-nilai sejarah dan cinta tanah air terus tumbuh, sekaligus menjadi fondasi dalam mendorong pembangunan yang lebih maju dan sejahtera. (*)<\/p>\n\n\n\n<p>Reporter: Alvi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabire, PT | Papuatengah.info \u2013 Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka kegiatan wawasan kebangsaan di Aula RRI Nabire, Rabu (29\/4\/2026), sebagai upaya memperkuat nasionalisme dan menjaga persatuan menjelang momentum 1 Mei. Asisten I Sekretaris Daerah Papua Tengah, Alanthino Wiay, mewakili Gubernur Meki Nawipa, memimpin langsung pembukaan kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seminar ini memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5586,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5594","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5594","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5594"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5594\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5595,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5594\/revisions\/5595"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5586"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5594"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5594"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5594"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}