{"id":5636,"date":"2026-05-03T11:59:27","date_gmt":"2026-05-03T02:59:27","guid":{"rendered":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/?p=5636"},"modified":"2026-05-03T11:59:28","modified_gmt":"2026-05-03T02:59:28","slug":"hardiknas-2026-meki-nawipa-resmikan-slb-negeri-pembina","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/hardiknas-2026-meki-nawipa-resmikan-slb-negeri-pembina\/","title":{"rendered":"Hardiknas 2026, Meki Nawipa Resmikan SLB Negeri Pembina"},"content":{"rendered":"\n<p>Nabire, PT | Papuatengah.info \u2013 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, meresmikan Gedung Ruang Kelas SLB Negeri Pembina di Mepa Boarding School SP 2 Kalisemen, Nabire Barat, Sabtu (2\/5\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 itu dimanfaatkan pemerintah provinsi untuk menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan inklusif yang merata bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Gubernur menegaskan bahwa pembangunan ruang kelas baru ini merupakan langkah konkret, bukan sekadar penambahan fasilitas fisik.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"685\" height=\"1024\" data-id=\"5639\" src=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1328405-685x1024.jpg?v=1777777089\" alt=\"\" class=\"wp-image-5639\" srcset=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1328405-685x1024.jpg?v=1777777089 685w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1328405-201x300.jpg?v=1777777089 201w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1328405-100x150.jpg?v=1777777089 100w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1328405-200x299.jpg?v=1777777089 200w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1328405.jpg?v=1777777089 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 685px) 100vw, 685px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cPendidikan bermutu untuk semua harus dimulai dari fasilitas yang layak. Anak-anak SLB berhak belajar di ruang yang nyaman, aman, dan mendukung proses pembelajaran,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menilai kehadiran ruang kelas representatif akan mendorong semangat belajar siswa sekaligus meningkatkan kualitas pengajaran guru. Pemerintah juga terus mendorong sekolah reguler mengembangkan konsep ramah disabilitas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cInklusi bukan pilihan, tetapi kewajiban. Tidak boleh ada satu pun anak Papua Tengah yang tertinggal,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tengah suasana peringatan Hardiknas, pesan gubernur terasa lebih dari sekadar kebijakan.<\/p>\n\n\n\n<p> Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMereka adalah mutiara Papua Tengah. Melalui pendidikan, mereka bisa berkarya dan memiliki masa depan untuk memimpin Tanah Papua,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, akan terus memastikan layanan pendidikan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi, termasuk di wilayah terpencil.<\/p>\n\n\n\n<p>Peresmian SLB Negeri Pembina ini sekaligus menjadi penanda arah pembangunan pendidikan Papua Tengah yang semakin inklusif, setara, dan berorientasi pada masa depan generasi muda. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabire, PT | Papuatengah.info \u2013 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, meresmikan Gedung Ruang Kelas SLB Negeri Pembina di Mepa Boarding School SP 2 Kalisemen, Nabire Barat, Sabtu (2\/5\/2026). Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 itu dimanfaatkan pemerintah provinsi untuk menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan inklusif yang merata bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas. Gubernur menegaskan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5637,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5636","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5636","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5636"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5636\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5640,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5636\/revisions\/5640"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}