{"id":5652,"date":"2026-05-07T20:09:55","date_gmt":"2026-05-07T11:09:55","guid":{"rendered":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/?p=5652"},"modified":"2026-05-07T20:09:57","modified_gmt":"2026-05-07T11:09:57","slug":"tpakd-papua-tengah-siapkan-langkah-percepat-inklusi-keuangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/tpakd-papua-tengah-siapkan-langkah-percepat-inklusi-keuangan\/","title":{"rendered":"TPAKD Papua Tengah Siapkan Langkah Percepat Inklusi Keuangan"},"content":{"rendered":"\n<p>Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info \u2014 Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, menegaskan pentingnya perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terpencil dan terisolir di Papua Tengah, Kamis (7\/5\/2026)<\/p>\n\n\n\n<p>Hal itu disampaikannya saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Mahavira, Kabupaten Nabire, pada 6\u20137 Mei 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sambutannya, Silwanus Sumule mengatakan bahwa TPAKD memiliki peran strategis dalam mendorong percepatan inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, masyarakat adat, serta warga yang tinggal di daerah dengan keterbatasan akses layanan perbankan dan keuangan formal.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPapua Tengah masih menghadapi tantangan besar dalam pemerataan akses layanan keuangan. Padahal, akses keuangan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" data-id=\"5655\" src=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365041-1024x682.jpg?v=1778152143\" alt=\"\" class=\"wp-image-5655\" srcset=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365041-1024x682.jpg?v=1778152143 1024w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365041-300x200.jpg?v=1778152143 300w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365041-768x512.jpg?v=1778152143 768w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365041-100x67.jpg?v=1778152143 100w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365041-200x133.jpg?v=1778152143 200w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365041.jpg?v=1778152143 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" data-id=\"5654\" src=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365047-1024x682.jpg?v=1778152142\" alt=\"\" class=\"wp-image-5654\" srcset=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365047-1024x682.jpg?v=1778152142 1024w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365047-300x200.jpg?v=1778152142 300w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365047-768x512.jpg?v=1778152142 768w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365047-100x67.jpg?v=1778152142 100w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365047-200x133.jpg?v=1778152142 200w, https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1365047.jpg?v=1778152142 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>Ia menilai keberadaan TPAKD harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan layanan sektor keuangan. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah saat ini memfokuskan arah pembangunan pada penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM dan koperasi, peningkatan akses pembiayaan, serta pengembangan sektor unggulan daerah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMelalui TPAKD, kami ingin memastikan bahwa program-program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama Orang Asli Papua,\u201d kata Silwanus.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya literasi keuangan masyarakat agar tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara bijak dan produktif.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, program-program TPAKD diharapkan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar program administratif.<\/p>\n\n\n\n<p>Rakor pleno tersebut diharapkan menghasilkan rumusan program kerja TPAKD Tahun 2026, langkah konkret percepatan inklusi keuangan, serta komitmen bersama dalam mendukung pembangunan ekonomi Papua Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan Rakor Pleno TPAKD Papua Tengah turut dihadiri pimpinan OJK, Bank Indonesia Perwakilan Papua, unsur Forkopimda, pimpinan perbankan dan lembaga keuangan, pimpinan OPD terkait, serta tamu undangan lainnya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info \u2014 Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, menegaskan pentingnya perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terpencil dan terisolir di Papua Tengah, Kamis (7\/5\/2026) Hal itu disampaikannya saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5653,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5652","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5652","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5652"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5652\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5656,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5652\/revisions\/5656"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5653"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5652"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5652"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5652"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}