<p><!-- BEGIN THEIA POST SLIDER --></p>

<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img data-id="2286" src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/07/1000037409-1-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-2286" /></figure>
</figure>



<p></p>



<p>Ekonomi Lesu, Kriminal Bernafsu<br>NABIRE – papuatengah.info- Coffee Morning Polres, Pemkab, DPRK Nabire, TNI , Lintas Sektoral, Lintas Lembaga, Lintas Agama dalam rangka menyikapi perkembangan Sitkamtibmas Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Nabire, Rabu (16/7) menghasilkan sejumlah point penting.<br>Salah satunya terkait peredaran Minuman Beralkohol (Minol) di Kabupaten Nabire.Hampir seluruh tokoh yang hadir bahwa penutupan Minol bukan solusi terjadinya sejumlah kriminal di Kabupaten Nabire, tetapi perlu dibuat aturan /regulasi sehingga peredarannya mudah diawasi dan dikontrol serta memberikan pendapatan daerah yang signifikan.<br>Ketua I Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Nabire Abdul Rahman,SE yang hadir di Coffee Morning itu mengatakan bahwa salah satu penyebab meningkatnya kriminal karena lesunya perekonomian.<br>Namun demikian, Minol harus dibuatkan regulasi yang jelas dan tegas.<br>Dalam kesempatan itu, Ketua I KKSS Kabupaten Nabire menyampaikan 6 (enam) point kesepakatan.<br>Pertama Pemerintah dan Aparat Keamanan TNI/Polri memberikan perlindungan dan jaminan keamanan kepada masyarakat Nabire yg beraktifitas diluar rumah.<br>Kedua, mengaktifkan kembali pos polisi di Oyehe, Karang Tumaritis dan Kalibobo.<br>Ketiga, mengaktifkan kembali pos-pos Sinergitas TNI, POLRI dan Pemkab Nabire di beberapa titik seperti Samabusa, Jayanti, Waroki dan sebagainya.<br>Jeempat, mendukung penuh aparat Polri dalam menegakkan hukum secara tegas, terukur dan humanis thdp pelaku2 kriminal yg meresahkan masyarakat di Kab. Nabire, Ibu kota Provinsi Papua Tengah.<br>Kelima, kepada Tokoh masyarakat/adat dan masyarakat untuk tidak membela/mendemo pihak Kepolisian yg menahan pelaku-pelaku kriminal.<br>Keenam, Bupati memberikan pembinaan dan dorongan kepada RT/RW untuk mengambil langkah-langkah strategis berupa pembentukan Siskamling, intervensi keberadaan penduduk yang berdomisili di lingkungan setempat, gotong royong untuk membangun silaturahim dan persaudaraan Cinta lingkungan. (ing elsa)</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img data-id="2287" src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/07/1000037410-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-2287" /></figure>
</figure>

<p><!-- END THEIA POST SLIDER --></p>
Advertisements
Advertisements