<p><!-- BEGIN THEIA POST SLIDER -->

<p>



<p><strong>Wagub Geley &#8220;Latsar Bangun Integritas dan Loyalitas, Jadikan PNS Inovasi f dan Kreatif&#8221;</strong>



<figure class="wp-block-image size-full"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/09/1000055601.png?v=1757490675" alt="" class="wp-image-4331" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/09/1000055602.jpg?v=1757490689" alt="" class="wp-image-4332" /></figure>



<p>NABIRE ;—centralmedia &#8211; Pelatihan Dasar (Latsar) 873 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Papua Tengah Fornasi tahun 2024 resmi dibuka.<br>Pembukaan kegiatan itu dipusatkan di Ballroom Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, Senin (8/9/2025).<br>Dijadwalkan Latsar yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Papua Tengah bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BPSDA) Provinsi Papua ini, berlangsung selama 51 hari diikuti oleh 873 peserta.



<figure class="wp-block-image size-full"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/09/1000055600.png?v=1757490709" alt="" class="wp-image-4333" /></figure>



<p>Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah Deinas Geley mengatakan “Latsar ini menjadi momentum menjadi untuk membangun integritas, loyalitas, jujur, memiliki semangat nasionalisme, dan hati untuk melayani masyarakat Papua Tengah.



<p>Menurut Wagub, para peserta Latsar CPNS Papua Tengah adalah orang-orang pilihan yang telah melewati proses seleksi. Oleh karena itu, ia meminta peserta harus menunjukkan sikap yang baik, disiplin mematuhi aturan, penuh semangat, dan tetap menjaga kesehatan selama pelatihan. ;



<p>Wagub Geley mengingatkan agar para CPNS harus menjaga loyalitas kepada pimpinan dan menghargai para pejabat dan pegawai yang terdahulu di lingkungan kerjanya dengan tidak melupakan menjadi ASN yang inovatif dan kreatif dalam bekerja.<div class="mvp-post-ad-wrap"><span class="mvp-ad-label">Advertisement</span><div class="mvp-post-ad"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3745733846031431"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- Article Inline Ads -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:block"
 data-ad-client="ca-pub-3745733846031431"
 data-ad-slot="7872616854"
 data-ad-format="auto"
 data-full-width-responsive="true"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div>



<p>Wagub menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM Papua Tengah yang sudah bekerja cepat menyelenggarakan kegiatan dan juga kepada Pemerintah Provinsi Papua, terutama para pemateri, widyaiswara yang sudah datang seraya berpesan menitipkan paran peserta untuk dibina agar menjadi PNS Papua Tengah yang lebih baik.



<p>Sementara itu Kepala BKPSDM Provinsi Papua Tengah Denci Meri Nawipa, S.IP. selaku Ketua Panitia Latsar mengatakan, sebanyak 873 CPNS Papua Tengah yang mengikuti giat ini berasal dari Golongan III sebanyak 566 orang yang dibagi dalam 15 angkatan. Sementara Golongan II ada 307 orang yang terbagi dalam 8 angkatan.



<p>Terang Denci, pelatihan ini berlangsung selama 51 hari dan dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama Pembelajaran tatap muka selama 18 hari, tahap kedua aktualisasi di OPD masing-masing selama 30 hari, dan tahap ketiga ujian dan evaluasi selama 3 hari.



<p>&#8220;Guna menyukseskan kegiatan ini, BKPSDM menggandeng Polda Papua Tengah dan Satuan Polisi Pamong Praja Papua Tengah guna membina mental dan disiplin peserta,&#8221; ungkapnya.



<figure class="wp-block-image size-full"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/09/1000055603.jpg?v=1757490732" alt="" class="wp-image-4334" /></figure>



<p>Laskar itu juga melibatkan 4 dokter dan 12 tenaga medis lainnya yang standbye di empat lokasi Latsar yakni Graha Bethesda, Aula Kasih Gereja GKI Tabernakel, dan Aula Akademi Keperawatan (Akper) Nabire).



<p>Denci meingatkan kepada peserta bahwa Latsar ini bukan formalitas.<br>&#8220;Ini tahapan yang wajib kalian ikuti sebagai CPNS. Jadi tidak boleh ada yang main-main. Yang tidak disiplin dan tak mematuhi aturan, panitia akan mengambil tindak tegas, dan bila sampai melanggar dan dikeluarkan dari peserta dan tidak akan mendapatkan sertifikat dan PNS-nya tertunda,” tuturnya. (***)<div class="mvp-post-ad-wrap"><span class="mvp-ad-label">Advertisement</span><div class="mvp-post-ad"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3745733846031431"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- Article Inline Ads -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:block"
 data-ad-client="ca-pub-3745733846031431"
 data-ad-slot="7872616854"
 data-ad-format="auto"
 data-full-width-responsive="true"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div>

<p><!-- END THEIA POST SLIDER -->
Advertisements
Advertisements