<p><!-- BEGIN THEIA POST SLIDER -->

<p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/08/1000044964-768x1024.jpg?v=1754748473" alt="" class="wp-image-3606" /></figure>



<p><em><strong>Kadistrik Nabar Anang Subekti Bersihkan Akses Sepanjang Jalan Menuju Titik Tinjauan 4 Pejabat Negara </strong></em>



<p>



<p>NABIRE &#8211; centralmedianews- Empat Pejabat Negara dari lintas Kementerian dan Badan segera turun di Nabire Papua Tengah, tepatnya di Demplot Tanaman Jagung Kampung Bumi Raya (SP 1) Distrik Nabire Barat.<br>Mereka adalah Menteri Desa, Badan Gizi Nasional, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), dan Menteri Koperasi.<br>Central Media mencoba turun langsung dilokasi yang akan menjadi titik kunjungan 4 Pejabat Negara itu, dan ternyata untuk mencapai titik kumpul kunjungan sepanjang jalan masih sangat memprihatinkan karena masih bentuk tanah yang di sejumlah titik masih ber lubang-lubang dan tergenang air.<br>Panjang jalan menuju Demplot sebagai titik kunjungan kurang lebih 2 kilometer.



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/08/1000044962-1024x768.jpg?v=1754748502" alt="" class="wp-image-3607" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/08/1000044961-1024x768.jpg?v=1754748532" alt="" class="wp-image-3608" /></figure>



<p>



<p>Dilokasi, di sepanjang jalan menuju titik kunjungan Kepala Distrik Nabire Barat Anang Subekti terjun langsung melakukan pemotongan dan pembersihan.<br>Kadisrik berjibaku dengan rumput-rumput liar sepanjang dua kilometer dan mempekerjakan lima orang warga guns membantunya membersihkan lahan sampai titik Demplot (titik kunjungan).<br>Disamping berjibaku dengan rumput liar sepanjang 2 kilometer, Kadisdik jugabharus berjibaku dengan waktu, mengingat 4 Pejabat Negara dijadwalkan berkumpul dan menggelar acara di tempat Kelompok Demplot Tani IPAIYEE pada Selasa tanggal 12 Agustus dua hari yang akan datang.<div class="mvp-post-ad-wrap"><span class="mvp-ad-label">Advertisement</span><div class="mvp-post-ad"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3745733846031431"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- Article Inline Ads -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:block"
 data-ad-client="ca-pub-3745733846031431"
 data-ad-slot="7872616854"
 data-ad-format="auto"
 data-full-width-responsive="true"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/08/1000044957-1024x768.jpg?v=1754748554" alt="" class="wp-image-3609" /></figure>



<p>



<p>Kepada media, Kadistrik Nabire Barat Anang Subekti mengatakan pemotongan rumput dan pembersihan jalan sepanjang lebih kurang 2 kilometer, karena persiapan menyambut 4 Pejabat Negara dari kementrian dan badan utamanya Menteri Desa.<br>&#8220;Saya diperintah oleh Kepala Badan Pemberdayaan dan Masyarakat Kampung (BPMK) Kabupaten Nabire dan Dirjen Kementerian Desa untuk menyiapkan sarana jalan dan membersihkan akses jalan menuju titik kunjungan yaitu di giat TEKAD (Transforasi Ekonomi Kampung Terpadu) di Kelompok Demplot Tani IPAIYEE dengan pemotongan dan pembersihan rumput sepanjang jalan sampai titik sasaran,&#8221; tuturnya.



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/08/1000044959-768x1024.jpg?v=1754748588" alt="" class="wp-image-3610" /></figure>



<p>



<p>Diterangkan Kadistik Nabar, bahwa pada tanggal 12 Agustus besok sepanjang jalan ini akan dikunjungi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Gizi Nasional, dan Menteri Koperasi.<br>&#8220;Kegiatan ini dari Kementerian Desa dan sasarannya adalah Kelompok Tani OAP (Orang Asli Papua).Di wilayah kami yaitu Nabire Barat ada dua Lokus dan di sini di Kampung SP 1 Bumi Raya ada dua kelompok dan satu kelompok di Gerbang Sadu,&#8221; terangnya.<br>&#8220;Kunjungan dan tinjauan dari beberapa Kementerian itu di Kelompok Demplot Tani IPAIYEE,&#8221; imbuhnya.<br>&#8220;Sebagai Kepala Wilayah di Nabire Barat, ia bersama sejumlah warga terjun langsung untuk membersihkan akses jalan sepanjang dua kilometer yang akan dilalui para pejabat negara menuju titik tinjauan yakni Demplot Jagung Kelompok Tani IPAIYEE,&#8221; tuturnya.



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/08/1000044963-1024x768.jpg?v=1754748623" alt="" class="wp-image-3611" /></figure>



<p>



<p>Namun saat ditanya terkait sepanjang jalan yang banyak berlubang, Kadistrik Anang Subekti masih terus berkomunikasi dengan pihak BPMK dan juga pihak Biro Umum Setda Provinsi Papua Tengah.<br>Menurutnya, ada perintah dari Kepada BPMK Kabupaten Nabire untuk menimbun lubang, namun ia tidak menampik bahwa ini berususan dengan biaya sementara distrik Nabire Barat tidak memiliki anggaran untuk kebutuhan itu.<br>&#8220;Terkait biaya kami tentu keberatan seraya berharap pihak terkait, seperti dari OPD apa yang diberikan tanggungjawab oleh Pemprov Papua Tengah sehingga bisa berkolaborasi dilapangan menimbum lubang-lubang sepanjang akses menuju titik sasaran tinjauan,&#8221; paparnya.<br>Terkait pembiayaan kegiatan termasuk pembersihan dan penataan akses jalan, Kadistrik Nabar mengatakan bahwa kegiatan ini versifat spontan alias dadakan sehingga tidak ada perencanaan sebelumnya baik dari Pemkab, Pemprov, apalagi Pemdis sehingga terjadi kebingungan terkait biaya.<br>Namun demikian Anang Subekti masih berharap ada dari pihak terkait baik dari Pemkab maupun Pemprov yang turun dan melihat langsung kondisi lapangan sehingga ada dana yang dikucurkan.



<p>Melihat kondisi jalan, Kadistrik berharap cuaca dilokasi tidak turun hujan.<br>&#8220;Mudah-mudahan mulai sekarang sampai waktu datang rombongan meninjau sasaran tidak hujan, karena kalau sampai hujan ya sepanjang jalan pasti sangat becek, lebih parah dan lebih sulit dilalui kendaraan,&#8221; harapnya.



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/08/1000044968-768x1024.jpg?v=1754748763" alt="" class="wp-image-3612" /></figure>



<p>Melihat banyaknya lubang sepanjang akses jalan, menurut Kadistrik, solusinya harus ditimbun.<br>&#8220;Mudah-mudahan penimbunan bisa kita lakukan dan sebelum kesini tadi saya,di telepon Kepala BPMK Kabupaten Nabire yang ajan turun melihat langsung.Dan saya juga dengar informasi dari Pemprov Papua Tengah telah menginstruksikan Biro Umun Setda untuk juga turun lapangan,&#8221; tuturnya.<br>&#8220;Saya berharap itu akan menjadi solusi, dan hari ini bisa ada kiriman material sehingga kita bisa lakukan penimbunan,&#8221; tandasnya.<br>&#8220;Masih ada waktu dua hari untuk kita lakukan yang terbaik.Yang pasti saya selaku pimpinan wilayah disini akan berbuat semampu dan semaksimal mungkin untuk menyukseskan agenda pemerintah ini,&#8221; tegasnya.



<p>Untuk diketahui bahwa Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal saat ini di jabat oleh Yandri Susanto, Menteri Koperasi Budi Ari Setiadi, Kepala Badan Gizi Nasional Dr.Ir.Dadan Hindayana, dan Kepada Badan Intelijen Negara (BIN) Letnan Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra. (ing elsa)<div class="mvp-post-ad-wrap"><span class="mvp-ad-label">Advertisement</span><div class="mvp-post-ad"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3745733846031431"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- Article Inline Ads -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:block"
 data-ad-client="ca-pub-3745733846031431"
 data-ad-slot="7872616854"
 data-ad-format="auto"
 data-full-width-responsive="true"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div>

<p><!-- END THEIA POST SLIDER -->
Advertisements
Advertisements