<p><!-- BEGIN THEIA POST SLIDER -->

<p>



<p><strong>Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerataan Ekonomi Hingga Tanah Papua</strong>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/10/1000070214-1024x576.jpg?v=1760954072" alt="" class="wp-image-5042" /></figure>



<p>Nabire, Papua Tengah —centralmedia &#8211; Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkeadilan hingga ke pelosok Tanah Papua. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui program bantuan pengembangan sektor peternakan bagi masyarakat adat di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/10/1000070208-1024x768.jpg?v=1760954097" alt="" class="wp-image-5043" /></figure>



<p>Bantuan berupa bibit ternak babi dan pakan ternak diserahkan kepada Kepala Suku Besar Wate, Daniel Mandiwa, di kawasan Kali Waharia, Distrik Sanoba, yang menjadi salah satu wilayah pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.



<p>Sebagai langkah pendukung, masyarakat bersama pemerintah setempat melaksanakan pembersihan area sekitar Kali Waharia di sekitar kandang ternak babi. Kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kesehatan hewan ternak, serta mendukung produktivitas peternakan babi yang menjadi sumber ekonomi utama masyarakat di wilayah tersebut.



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/10/1000070204-1024x768.jpg?v=1760954135" alt="" class="wp-image-5045" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/10/1000070209-1024x768.jpg?v=1760954117" alt="" class="wp-image-5044" /></figure>



<p>Program ini menjadi bagian dari agenda strategis nasional Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi produktif masyarakat Papua, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP) di wilayah pedalaman dan pesisir.



<p>Ketua Dewan Penasehat sekaligus Plt.Kepala Suku Besar Wate, Daniel Mandiwa, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat adat di Papua Tengah. Ia menilai program ini membawa harapan baru bagi masyarakat di Waharia dalam membuka peluang ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan lokal.<div class="mvp-post-ad-wrap"><span class="mvp-ad-label">Advertisement</span><div class="mvp-post-ad"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3745733846031431"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- Article Inline Ads -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:block"
 data-ad-client="ca-pub-3745733846031431"
 data-ad-slot="7872616854"
 data-ad-format="auto"
 data-full-width-responsive="true"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/10/1000070206-1024x768.jpg?v=1760954161" alt="" class="wp-image-5046" /></figure>



<p>“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat OAP dalam mengembangkan usaha peternakan di kampung kami,” ungkap Daniel Mandiwa.



<p>Menurutnya, langkah Presiden Prabowo merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat adat yang selama ini hidup dari hasil alam, namun masih terbatas dalam akses sarana produksi dan dukungan teknis.



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/10/1000070210-1024x768.jpg?v=1760954195" alt="" class="wp-image-5047" /></figure>



<p>“Ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi bukti perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat adat Papua Tengah,” tambahnya.



<p>Daniel Mandiwa berharap agar program pemberdayaan ekonomi masyarakat adat terus dilanjutkan dan diperluas ke berbagai wilayah di Papua, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi turut berperan aktif sebagai pelaku utama dalam mengelola potensi sumber daya lokal.



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/10/1000070213-1024x768.jpg?v=1760954236" alt="" class="wp-image-5048" /></figure>



<p>Dikatakan Daniel Mandiwa, bantuan ternak +berupa bibit dan pakan babi) yang diterima masyarakat Waharia diharapkan menjadi titik awal kebangkitan ekonomi lokal di Nabire. Selain memberikan dampak ekonomi langsung, program ini juga membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, dan generasi muda Papua untuk membangun sistem ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://papuatengah.info/news/wp-content/uploads/2025/10/1000070212-768x1024.jpg?v=1760954261" alt="" class="wp-image-5049" /></figure>



<p>Melalui dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat, masyarakat adat kini memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mengembangkan usaha berbasis potensi alam lokal. Upaya ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Papua dari pinggiran, mewujudkan kesejahteraan, serta menciptakan kemandirian ekonomi yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. (red)

<p><!-- END THEIA POST SLIDER -->
Advertisements
Advertisements