Connect with us
IMG-20250812-WA0016

Daerah

Banyak Potensi, Kapasitas, dan Kapabilitas untuk Kembangkan Kosgoro Papua Tengah

Published

on

Share berita :

NABIRE-PAPUATENGAHNEWS – Provinsi papua Tengah merupakan provinsi yang baru berdiri, apalagi Pengurangan Daerah Kolektif (PDK)Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong baru saja dilantik.
Namun hal itu tidak boleh dijadikan alasan Kosgoro di Papua Tengah tidak berkembang.

Ketua Pengurus Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Dr.Dave Akbar Laksono, sesuai melantik, saat diwawancarai papuatengah.inpo & paputeng.news mengatakan, memang Papua Tengah merupakan provinsi baru dua tahun terbentuk, PDK Kosgoro 1957 Papua Tengah juga baru dilantik, tetapi Kosgoro sudah ada sejak tahun 1957.
Oleh karena itu PPK Kosgoro memiliki harapan besar terhadap kepengurusan PDK Kosgoro 1957 untuk dapat mengembangkan segala potensi yang ada.

“Memang Papua Tengah baru terbentuk dua tahun, tetapi Kosgoro telah ada sejak 1957. Banyak kesempatan dan juga potensi yang dimiliki, kapasitas, kapabilitas, dan jaringan Kosgoro luas yang bisa dioptimalkan dan bisa diraih perkembangan pesat asal mau bekerja keras, berpikir kreatif dan memanfa’atkan semua kapasitas yang dimiliki untuk meraih hasil yang diharapkan,” tuturnya.

Kaitannya dengan partai politik khususnya Partai Golkar tempat Kosgoro bernaung, Dave Laksono menyatakan, melihat historis nya, baik di DPRD, DPRP maupun DPR, kader Kosgoro yang berhasil duduk cukup banyak.

“Ini perlu ditingkatkan agar kita bersama-sama bisa mengabdi kepada bangsa dan negara melalui posisi yang kita miliki masing-masing,” ungkap Wakil Ketua Komisi A DPR RI itu.

Ketua PPK Kosgoro 1957 mengharapkan agar Pengurus Daerah Kolektif Kosgoro 1957 Papua Tengah membuka posko-posko baru, jaringan-jaringan baru sehingga mampu menggerakkan massa yang besar untuk Partai Golkar.

Sementara terkait pelantikan PDK Kosgoro Papua Tengah mengalami keterlambatan padahal Musda I telah dilaksanakan 2024 lalu, Dave mengatakan bahwa tahun 2024 tidak bisa melakukan pelantikan mengingat ada agenda nasional dan daerah yakni pagelaran Pilpres, Pileg mulai pusat hingga daerah dan DPD.
Baru kali ini dilaksanakan pelantikan mengingat banyaknya kesibukan di DPR RI sebagai Wakil Ketua Komisi I.

Advertisement

Diterangkan Dave, pembentukan Kosgoro tidak lepas dari sejarah pra dan pasca kemerdekaan.
Pada tahun 1957, Mas Isman melihat para pejuang hidupnya lebih melarat dibandingkan saat penjajahan Kolonial Belanda dan Dai Nippon Jepang.
Perlu satu upaya ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Mereka tidak memiliki lembaga pendidikan, tidak memiliki akses permodalan, dibentuklah Koperasi Kosgoro .Seiring waktu berjalan dan masuk pada era orde baru, Kosgoro yang tadinya berupa badan usaha berevolusi menjadi gerakan partai politik dan menjadi sekte Golkar.Karena hanya koperasi ruang gerakannya terbatas maka namanya pun berevolusi menjadi Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) yang selaras dengan Pancasila,” paparnya.

Kosgoro terus berkembang disemua sektor termasuk pendidikan dan Kosgoro memiliki kampus Institut Bisnis dan Informatika (IBI).
Lebih lanjut, memasuki era reformasi, sejumlah tokoh senior Kosgoro menganggap Golkar bukan lagi wadah untuk menyalurkan aspirasinya,dan menarik diri dari Golkar.
“Hal ini menimbulkan banyak kader Kosgoro ibarat anak ayam kehilangan induk.
Akhirnya sejumlah tokoh seperti HR.Agung Laksono, Kamaruzzaman, Syamsul Bahri dan sejumlah tokoh lainnya memandang perlu ada satu gerakan untuk menyelamatkan kader-kader Kosgoro,” jelasnya.
“Pada tahun 2000 mereka sepakat membentuk Kosgoro 1957 yang tetap menjadi bagian Partai Golkar,” tandasnya.

Sebagai bagian dari provinsi yang sangat mudsr, Kosgoro Papua Tengah dituntut untuk terus mengembangkan potensi,kapasitas, dan kapabilitas guna mengejar perkembangan zaman. (ing elsa)

Lanjutnya, Kosgoro 1957 terus berbenah, membangun jaringan dan kerjasama.Kosgoro 1957 menandatangani MoU dengan Lemhanas dalam bidang pendidikan sehingga Kosgoro dapat mengutus kadernya untuk ikut serta dalam pendidikan Lemhanas setiap tahun.

Kosgoro juga telah menandatangani MoU dengan Kementerian Koperasi untuk membuat koperasi-koperasi sebagai pendampingan Kopdes/Koperasi Merah Putih.
Begitu pula dengan Program Makan Sehat Gratis, Kosgoro perlu memastikan pasok pangan yang layak, tepat waktu dan cukup untuk seluruh dapur Indonesia agar roda perekonomian berjalan, masyarakat mendapat perputaran ekonomi itu dan anak-anak mendapat gizi yang layak untuk menjamin masa depan.

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Daerah

TPAKD Papua Tengah Siapkan Langkah Percepat Inklusi Keuangan

Published

on

Sekda Papua Tengah Silwanus Sumule menutup Rakor Pleno TPAKD Papua Tengah 2026 di Hotel Mahavira Nabire, Kamis (7/5/2026). Dok. Humas PPT
Share berita :

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info — Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, menegaskan pentingnya perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terpencil dan terisolir di Papua Tengah, Kamis (7/5/2026)

Hal itu disampaikannya saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Mahavira, Kabupaten Nabire, pada 6–7 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Silwanus Sumule mengatakan bahwa TPAKD memiliki peran strategis dalam mendorong percepatan inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, masyarakat adat, serta warga yang tinggal di daerah dengan keterbatasan akses layanan perbankan dan keuangan formal.

“Papua Tengah masih menghadapi tantangan besar dalam pemerataan akses layanan keuangan. Padahal, akses keuangan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah,” ujarnya.

Advertisement

Ia menilai keberadaan TPAKD harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan layanan sektor keuangan.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah saat ini memfokuskan arah pembangunan pada penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM dan koperasi, peningkatan akses pembiayaan, serta pengembangan sektor unggulan daerah.

“Melalui TPAKD, kami ingin memastikan bahwa program-program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama Orang Asli Papua,” kata Silwanus.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya literasi keuangan masyarakat agar tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara bijak dan produktif.

Selain itu, program-program TPAKD diharapkan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar program administratif.

Advertisement

Rakor pleno tersebut diharapkan menghasilkan rumusan program kerja TPAKD Tahun 2026, langkah konkret percepatan inklusi keuangan, serta komitmen bersama dalam mendukung pembangunan ekonomi Papua Tengah.

Kegiatan Rakor Pleno TPAKD Papua Tengah turut dihadiri pimpinan OJK, Bank Indonesia Perwakilan Papua, unsur Forkopimda, pimpinan perbankan dan lembaga keuangan, pimpinan OPD terkait, serta tamu undangan lainnya. (*)

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Strategi Emas Papua Tengah Jadi Sorotan di Diskusi Indonesia Emas 2045

Published

on

Gubernur Papua Tengah saat memaparkan strategi integrasi pengelolaan emas dalam Diskusi Panel Indonesia Emas 2045 di Jakarta, 5–6 Mei 2026. Dok. Humas PPT
Share berita :

Jakarta | Papuatengah.info – Dari timur Indonesia, gagasan besar tentang kedaulatan ekonomi kembali digaungkan. Gubernur Papua Tengah memaparkan strategi integrasi pengelolaan emas dari hulu ke hilir sebagai langkah konkret menuju visi Indonesia Emas 2045, dalam Diskusi Panel Terpadu di Jakarta, 5–6 Mei 2026.

Forum strategis bertajuk “Strategi Integrasi Hulu ke Hilir Penguasaan Cadangan Emas Menuju Ketahanan Moneter yang Berdaulat” ini mempertemukan para pemangku kepentingan nasional dari berbagai sektor.

Sejumlah pejabat dan ahli hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Direktur Utama MIND ID, Kepala BIM, Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Deputi TLSDAB KLH, Dirjen Planologi Kehutanan Kementerian Kehutanan, Dirjen Gakkum ESDM, Direktur Pengembangan Usaha ANTAM, perwakilan BRI, peneliti BRIN, serta Gubernur Papua Tengah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Tengah tampil sebagai narasumber utama.

Advertisement

Ia memaparkan materi bertajuk “Strategi Integrasi Hulu-Hilir Penguasaan Emas Menuju Ketahanan Moneter.”Pertama, ia menegaskan pentingnya transformasi sektor pertambangan rakyat.

Pemerintah daerah mendorong perubahan paradigma agar aktivitas tambang rakyat berkembang menjadi sektor ekonomi yang legal, produktif, dan bermartabat.

Selanjutnya, ia menempatkan masyarakat adat sebagai aktor utama dalam pengelolaan sumber daya alam.

Menurutnya, kebijakan pembangunan harus memberi ruang bagi masyarakat adat untuk mengelola potensi emas di wilayah ulayat mereka secara berkeadilan.

Selain itu, Gubernur menyoroti pentingnya penguatan ketahanan moneter nasional.

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa integrasi pengelolaan emas dari hulu hingga hilir di Papua Tengah dapat meningkatkan cadangan devisa negara sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia.

Di sisi lain, ia juga menekankan bahwa kebijakan ini tidak hanya berorientasi pada sektor tambang.

Integrasi tersebut diyakini mampu mendorong pertumbuhan sektor lain, termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan di Papua Tengah.

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Doa Bersama ASN dan Masyarakat, Gubernur Meki: Papua Tengah Bangkit, Gunung sampai Pesisir Aman dan Sejahtera

Published

on

Doa Bersama ASN dan Masyarakat di Aula Ballroom Gubernur Papua Tengah di Nabire . Senin (4/5/2026). Dok- Humas Pemprov PPT
Share berita :

Papuatengah.info | Nabire, PT- Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah dipenuhi suasana khidmat saat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat mengikuti Ibadah dan Doa bagi Papua Tengah pada Senin pagi, 4 Mei 2026, pukul 08.00 WIT.

Kegiatan rohani ini mengangkat tema dari 2 Tawarikh 7:12–15 : “Saat pemimpin dan masyarakat berdoa bersama, maka Tuhan akan mendengar serta memulihkan negeri kita.” Senin (4/5/2026).

Ibadah dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan dihadiri para pejabat utama Pemprov Papua Tengah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPR Papua Tengah, serta perwakilan kepala daerah.

Tercatat hadir Bupati Nabire Mesak Magai, Bupati Paniai Yampit Nawipa, serta Wakil Bupati Puncak yang mewakili kepala daerah setempat.

Advertisement

Kegiatan ini memuat atribusi nilai “Papua Tengah • BerAKHLAK • Bangga Melayani Bangsa • 80 Tahun Indonesia Maju” sebagai semangat pelayanan publik yang berpadu dengan pendekatan spiritual.

Dalam doa yang dipanjatkannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan permohonan pemulihan bagi Papua Tengah, terutama agar kekerasan yang masih terjadi dapat dihentikan dan digantikan dengan damai sejahtera.

“Benar Tuhan, Engkau pulihkan negeri kami ini. Hari ini hamba-Mu berdiri di hadapan-Mu sebagai manusia biasa yang Engkau beri kesempatan memimpin negeri ini. Kami tidak sempurna, tetapi karena kasih dan pertolongan Tuhan, kami selalu dipulihkan dan diperbarui,” doa Gubernur Meki.

Gubernur juga menegaskan keyakinannya bahwa Tuhan mengetahui seluruh pergumulan masyarakat Papua Tengah, baik yang berada di wilayah pesisir, pegunungan, maupun perkotaan.

“Tuhan tahu semua yang terjadi di negeri ini. Apakah kami sedang berbuat salah atau berbuat baik, Engkau mengetahui semuanya. Namun kami percaya, Yesus datang untuk memulihkan, menyembuhkan, dan menyelesaikan seluruh persoalan manusia,” ucap Gubernur Meki penuh haru.

Dalam doa tersebut, Gubernur turut mengenang perjalanan hidup dan pengabdiannya, mulai dari cita-citanya menjadi pilot, kemudian dipercaya menjadi bupati, hingga kini memimpin sebagai gubernur.

Advertisement

“Ketika saya ingin menjadi pilot, Tuhan izinkan. Ketika ingin menjadi bupati, Tuhan beri. Dan ketika dipercaya menjadi gubernur, itu pun Tuhan berikan secara cuma-cuma. Tuhan yang sama, hari ini saya memohon agar Papua Tengah Engkau pulihkan dan Engkau selesaikan semua kekerasan ini,” katanya.

Ia juga memohon agar damai sejahtera hadir di seluruh penjuru Papua Tengah.“Biarlah ada damai sejahtera di negeri ini. Biarlah ada pemulihan dari utara, selatan, timur, dan barat. Orang-orang di negeri ini membutuhkan pertolongan Tuhan,” tutup Gubernur Meki dalam doanya.

Ibadah dan doa bersama ini menjadi momen refleksi spiritual bagi jajaran pemerintah dan masyarakat Papua Tengah, sekaligus simbol harapan akan hadirnya kedamaian, pemulihan, dan persatuan di Tanah Papua. (*)

Advertisement

Continue Reading

Daerah

Hardiknas 2026, Meki Nawipa Resmikan SLB Negeri Pembina

Published

on

Gubernur Meki Nawipa dan PJU Pemprov Papua Tengah saat meresmikan gedung (SLB Negeri Pembina) dengan memotong Pita . Dok-Alvi
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, meresmikan Gedung Ruang Kelas SLB Negeri Pembina di Mepa Boarding School SP 2 Kalisemen, Nabire Barat, Sabtu (2/5/2026).

Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 itu dimanfaatkan pemerintah provinsi untuk menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan inklusif yang merata bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan ruang kelas baru ini merupakan langkah konkret, bukan sekadar penambahan fasilitas fisik.

“Pendidikan bermutu untuk semua harus dimulai dari fasilitas yang layak. Anak-anak SLB berhak belajar di ruang yang nyaman, aman, dan mendukung proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran ruang kelas representatif akan mendorong semangat belajar siswa sekaligus meningkatkan kualitas pengajaran guru. Pemerintah juga terus mendorong sekolah reguler mengembangkan konsep ramah disabilitas.

Advertisement

“Inklusi bukan pilihan, tetapi kewajiban. Tidak boleh ada satu pun anak Papua Tengah yang tertinggal,” tegasnya.

Di tengah suasana peringatan Hardiknas, pesan gubernur terasa lebih dari sekadar kebijakan.

Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

“Mereka adalah mutiara Papua Tengah. Melalui pendidikan, mereka bisa berkarya dan memiliki masa depan untuk memimpin Tanah Papua,” katanya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, akan terus memastikan layanan pendidikan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi, termasuk di wilayah terpencil.

Advertisement

Peresmian SLB Negeri Pembina ini sekaligus menjadi penanda arah pembangunan pendidikan Papua Tengah yang semakin inklusif, setara, dan berorientasi pada masa depan generasi muda. (*)

Continue Reading

Daerah

Dari SLB untuk Papua Tengah : Hardiknas 2026 Tampilkan Wajah Pendidikan Sesungguhnya

Published

on

Gubernur Meki Nawipa saat memberikan sambutan Ramah Tamah Hardiknas 2026 dan memberikan hadiah kepada siswa-siswi tingkat SMP-SMA Se-Papua Tengah yang telah mengikuti lomba Hardiknas 2026. Dok- Alvi
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info — Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-68 Tahun 2026 digelar di lapangan Mepa Boarding School SP 2 Kalisemen, Nabire Barat.

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bersama istri Ibu Nurhaidah yang juga merupakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Papua Tengah, para guru se-Kabupaten Nabire, serta peserta lomba Hardiknas tingkat SMP–SMA se-Papua Tengah.

Usai upacara, Gubernur meresmikan gedung SLB Negeri Pembina di lingkungan Mepa Boarding School.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di aula sekolah dan penyerahan piala penghargaan kepada siswa-siswi peserta lomba Hardiknas 2026 tingkat Provinsi Papua Tengah. ada 27 Peserta Siswa-siswi dari Kabupaten Nabire. Sabtu (2/5/2026).

Advertisement

Seluruh Petugas Upacara dari Siswa SLBUpacara tahun ini menghadirkan suasana berbeda.

Seluruh petugas upacara merupakan siswa-siswi sekolah luar biasa (SLB) di Nabire, yakni SLB KSK Bukit Meriam, SLB Petra, dan SLB Matahari, serta siswa-siswi dari Mepa Boarding School Perhatian peserta upacara tertuju pada pemimpin upacara dari Siswa Mepa Boarding School yang bernama Deki Degei (16) kelas X seorang siswa yang hanya memiliki satu kaki kanan.

Ia memimpin jalannya upacara dengan tegap dan penuh percaya diri hingga selesai, menjadi simbol kuat makna pendidikan inklusif.

Dalam Amanatnya Gubernur Meki menyampaikan Inklusi adalah Kewajiban serta menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan komitmen terhadap tema tahun ini: Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau dinas pendidikan. Ini adalah kerja bersama seluruh elemen agar tidak ada satu pun anak Papua Tengah yang tertinggal. Pendidikan bermutu untuk semua juga berarti pendidikan bermutu bagi anak-anak disabilitas. Inklusi bukan pilihan, tetapi kewajiban,” tegasnya.

Gubernur Meki menyampaikan tiga langkah prioritas, yakni penguatan infrastruktur SLB dan sekolah inklusif, peningkatan kompetensi guru pendidikan khusus, serta kolaborasi dengan yayasan yang menjangkau anak-anak di pelosok.

Kepada para siswa SLB, ia berpesan, “Kalian adalah mutiara Papua Tengah.

Advertisement

Keterbatasan bukan penghalang untuk menjadi pemimpin besar.

”Kisah Inspiratif dalam Ramah Tamah Pada sesi ramah tamah di aula sekolah, Gubernur membagikan kisah hidupnya yang penuh perjuangan demi pendidikan.

Ia menceritakan masa kecil yang harus meninggalkan kampung halaman, bekerja serabutan untuk biaya sekolah, hingga akhirnya meniti karier dan dipercaya memimpin Papua Tengah.

“Tidak ada jalan menuju kesuksesan tanpa pendidikan. Karena itu, tidak boleh ada anak Papua Tengah yang tertinggal, termasuk anak-anak SLB,” ujarnya.

Peringatan Hardiknas ke-68 di Nabire ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap pendidikan yang inklusif, setara, dan bermutu bagi seluruh anak bangsa. (*)

Advertisement

Continue Reading
Advertisement
Advertisements
Ad 3

Daerah

Daerah2 minggu ago

TPAKD Papua Tengah Siapkan Langkah Percepat Inklusi Keuangan

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info — Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, menegaskan pentingnya perluasan akses layanan keuangan bagi...

Daerah3 minggu ago

Strategi Emas Papua Tengah Jadi Sorotan di Diskusi Indonesia Emas 2045

Jakarta | Papuatengah.info – Dari timur Indonesia, gagasan besar tentang kedaulatan ekonomi kembali digaungkan. Gubernur Papua Tengah memaparkan strategi integrasi...

Daerah3 minggu ago

Doa Bersama ASN dan Masyarakat, Gubernur Meki: Papua Tengah Bangkit, Gunung sampai Pesisir Aman dan Sejahtera

Papuatengah.info | Nabire, PT- Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah dipenuhi suasana khidmat saat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat mengikuti...

Daerah3 minggu ago

Hardiknas 2026, Meki Nawipa Resmikan SLB Negeri Pembina

Nabire, PT | Papuatengah.info – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, meresmikan Gedung Ruang Kelas SLB Negeri Pembina di Mepa...

Daerah3 minggu ago

Dari SLB untuk Papua Tengah : Hardiknas 2026 Tampilkan Wajah Pendidikan Sesungguhnya

Nabire, PT | Papuatengah.info — Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-68 Tahun 2026 digelar di lapangan Mepa Boarding School SP...

Daerah3 minggu ago

Catat! Jadwal Libur dan Cuti Bersama Papua Tengah 2026

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menetapkan daftar hari libur resmi dan cuti bersama untuk periode April...

Daerah3 minggu ago

Musrenbang Papua Tengah 2027 Resmi Ditutup, Fokus Ekonomi Lokal

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan RKPD Tahun...

Daerah3 minggu ago

TPID Papua Tengah Bahas Strategi Kendalikan Inflasi Daerah

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat...

Daerah4 minggu ago

Seminar Kebangsaan di Nabire, Tekankan Sejarah dan Identitas Bangsa

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka kegiatan wawasan kebangsaan di Aula RRI Nabire, Rabu (29/4/2026), sebagai...

Daerah4 minggu ago

Hari Kedua Musrenbang, Fokus Program Otsus dari Delapan Kabupaten

Nabire, PT | Papuatengah.info – Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang Otonomi Khusus dan RKPD...

Advertisement
Advertisements
Ad 1

Trending