Connect with us
IMG-20250812-WA0016

Daerah

Jembatan Kalibobo, Hari Ini Pengaspalan Besok Pembukaan

Published

on

Share berita :

NABIRE-centralmedia – Hari ini merupakan hari terakhir setelah hampir,sebulan Jembatan Kalibobo ditutup setelah mengalami perbaikan alias rehabilitasi.
Dijadwalkan besok, 11 September 2025 Jembatan Kalibobo akan dibuka secara resmi.
Hari ini pengaspalan, besok pembukaan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Satker PJN Wilayah 7 Nabire, Ir. Daud M. Merauje, ST, mengatakan, pembongkaran dan pengecoran lantai jembatan sepanjang 15 meter telah rampung pada 21 Agustus 2025. Saat ini, kekuatan beton hasil pengecoran tengah diuji untuk memastikan memenuhi standar keselamatan.

Terang Daud, “pada uji kuat tekan beton tanggal 28 Agustus, hasilnya baru 23 MPa,” udah.
Namun, ia optimis pada hari ke-21 setelah pengecoran, yakni 11 September, kekuatan beton sudah sesuai standar sehingga jembatan bisa dibuka kembali untuk kendaraan roda dua dan roda empat,” ungka Daud.

Seperti telah diketahui bahwa direncanakan hari ini 10 September 2025 akan dilakukan pengaspalan dan sehari setelahnya, jembatan yang menjadi jalur vital masyarakat Nabire itu dapat kembali dilintasi semua jenis kendaraan.

Ditempat berbeda, pekerjaan rehabilitasi Jembatan Kali Wadio Pantai masih berlangsung, yang semula direncanakan hanya perbaikan sebagian lantai sepanjang 5 meter, namun karena kondisi lantai beton kropos parah, diputuskan untuk diganti total sepanjang 20 meter.

Advertisement

Dikatakan Daud, bila hanya dilakukan perbaikan sebagian, maka dalam hitungan satu tahun akan rusak lagi, sehingga sekalian dibongkar total 20 meter agar lebih aman dan tahan lama.

Dalam kesempatan itu Daud mengimbau agar masyarakat bersabar dan menggunakan jalur alternatif yang tersedia.

“Perbaikan ini penting untuk keselamatan bersama,”pungkasnya. (ing)

Advertisement

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Daerah

Musrenbang Papua Tengah 2027 Resmi Ditutup, Fokus Ekonomi Lokal

Published

on

Sekda Papua Tengah Silwanus Sumule menutup Musrenbang Otsus dan RKPD 2027 di Nabire, Kamis (30/4/2026). Dok·Humas PPT
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan RKPD Tahun 2027 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Kamis (30/4/2026).

Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, mewakili Gubernur Meki Nawipa, memimpin penutupan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang menjadi forum strategis dalam menyusun arah pembangunan daerah secara terukur dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, pemerintah menetapkan tema pembangunan tahun 2027, yaitu penguatan ekonomi lokal dan daya saing daerah berbasis potensi wilayah.

Tema ini menjadi dasar untuk mendorong pembangunan yang bertumpu pada sumber daya lokal, kearifan budaya, serta potensi alam Papua Tengah.

Advertisement

Selanjutnya, pemerintah merumuskan berbagai prioritas melalui forum tersebut, mulai dari identifikasi permasalahan pembangunan, penyusunan program, hingga penetapan arah kebijakan daerah.

Silwanus menekankan bahwa hasil Musrenbang tidak boleh berhenti pada dokumen perencanaan.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan implementasi program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Apa yang kita sepakati harus menjadi kerja nyata dan hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan dana Otonomi Khusus (Otsus) secara optimal.

Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya Orang Asli Papua, melalui sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur dasar.

Di sisi lain, pemerintah mengakui masih adanya sejumlah tantangan pembangunan di Papua Tengah, seperti kemiskinan, keterbatasan infrastruktur, serta akses layanan dasar dan konektivitas wilayah.

Advertisement

Karena itu, Pemprov Papua Tengah mendorong penguatan sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, DPR, MRP, serta seluruh pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan.

Pemerintah juga mengajak seluruh pihak menjaga konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan program, serta memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan penutupan ini, seluruh hasil Musrenbang akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen RKPD Tahun 2027 dan pedoman pelaksanaan program pembangunan di Papua Tengah. (*)

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

TPID Papua Tengah Bahas Strategi Kendalikan Inflasi Daerah

Published

on

Pemprov Papua Tengah menggelar rapat koordinasi TPID di Nabire untuk membahas lonjakan harga pangan. Dok_Humas PPT
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Rabu (29/4/2026).

Rapat ini membahas lonjakan harga pangan di sejumlah wilayah, terutama di daerah pegunungan.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan memimpin langsung rapat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Nabire dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis.

Mereka merespons kenaikan harga kebutuhan pokok yang dinilai signifikan.Kabupaten Intan Jaya menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut.

Advertisement

Data menunjukkan harga beras di wilayah itu naik hingga 9,33 persen.

Selain itu, harga minyak goreng, telur, dan daging ayam juga tercatat melampaui rata-rata nasional.

Pemerintah menilai kondisi geografis yang sulit, hambatan distribusi, serta ketergantungan pasokan dari luar daerah menjadi faktor utama kenaikan harga.

Karena itu, Pemprov Papua Tengah menyiapkan langkah cepat untuk mengendalikan inflasi.

Selanjutnya, pemerintah menjalankan enam langkah konkret sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri.

Langkah tersebut meliputi operasi pasar, pengawasan distribusi, hingga pencegahan penimbunan bahan pokok.

Advertisement

Di sisi lain, Pemprov juga menyiapkan strategi jangka panjang. Pemerintah mendorong peningkatan produksi pangan lokal, memperkuat peran TPID kabupaten, serta membangun sistem pemantauan harga berbasis data secara real-time.

Selain itu, pemerintah memperluas program gerakan pangan murah dan gerakan menanam sebagai upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan menegaskan bahwa seluruh intervensi harus tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya langkah yang cepat, spesifik wilayah, dan berbasis data.

“Tujuan utama kami adalah menjaga daya beli masyarakat dan memastikan gejolak harga tidak mengganggu stabilitas sosial ekonomi,” ujarnya.

Pemerintah berharap langkah-langkah tersebut mampu mengendalikan inflasi, terutama menjelang periode meningkatnya permintaan masyarakat di Papua Tengah. (*)

Reporter: Alvi

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Seminar Kebangsaan di Nabire, Tekankan Sejarah dan Identitas Bangsa

Published

on

Asisten I Setda Papua Tengah Alanthino Wiay membuka seminar wawasan kebangsaan di Aula RRI Nabire, Rabu (29/4/2026). Dok_Humas PPT
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka kegiatan wawasan kebangsaan di Aula RRI Nabire, Rabu (29/4/2026), sebagai upaya memperkuat nasionalisme dan menjaga persatuan menjelang momentum 1 Mei.

Asisten I Sekretaris Daerah Papua Tengah, Alanthino Wiay, mewakili Gubernur Meki Nawipa, memimpin langsung pembukaan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seminar ini memiliki nilai strategis karena bertepatan dengan refleksi sejarah 1 Mei 1963.

Menurutnya, momentum tersebut menandai awal tanggung jawab pembangunan yang terus berjalan hingga saat ini.

Advertisement

Pemerintah daerah terus mendorong pemerataan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah.

“Tema yang kita angkat hari ini menjadi refleksi sejarah sekaligus komitmen kebangsaan. Persatuan yang kita rasakan saat ini lahir dari perjuangan panjang,” ujar Alanthino.

Ia kemudian menekankan tiga poin utama dalam kegiatan ini. Pertama, peserta perlu menjaga ingatan kolektif tentang sejarah perjuangan bangsa.

Kedua, generasi muda harus memahami sejarah secara utuh agar tetap memiliki identitas kebangsaan yang kuat.

Ketiga, seluruh elemen masyarakat perlu memperkuat semangat nasionalisme di tengah keberagaman.

Selain itu, Alanthino mengajak generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam forum diskusi.

Advertisement

Ia mendorong peserta tidak hanya mendengar, tetapi juga berpikir kritis dan menggali pengetahuan secara mendalam.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pimpinan organisasi, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, hingga pelajar dan mahasiswa.

Kehadiran mereka mencerminkan semangat kolaborasi dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, forum seperti ini menjadi ruang penting untuk memperkuat kesadaran kolektif.

Para peserta tidak hanya mengikuti seminar, tetapi juga membangun pemahaman bersama tentang pentingnya menjaga Papua tetap damai dan bersatu.

Advertisement

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap nilai-nilai sejarah dan cinta tanah air terus tumbuh, sekaligus menjadi fondasi dalam mendorong pembangunan yang lebih maju dan sejahtera. (*)

Reporter: Alvi

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Hari Kedua Musrenbang, Fokus Program Otsus dari Delapan Kabupaten

Published

on

Eliezer Yogi Kepala Bapperida Papua Tengah saat diwawancarai awak media di aula ballroom setelah mengikuti Musrenbang hari kedua. Rabu (29/4/2026). Dok-Alvi
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info – Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang Otonomi Khusus dan RKPD Tahun 2027 digelar selama tiga hari.

Pada hari kedua, agenda difokuskan pada pembahasan usulan program dari delapan kabupaten di Papua Tengah yang akan dibiayai melalui dana Otonomi Khusus (Otsus). Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebutuhan daerah dengan kebijakan pembangunan provinsi.

“Hari ini kami fokus membahas program kegiatan dari kabupaten-kabupaten yang akan dibiayai melalui dana Otonomi Khusus. Ini penting agar kebutuhan masyarakat di daerah bisa terakomodasi dengan baik,” ujar Eliezer Yogi di Aula Ballroom, Nabire.

Advertisement

Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan telah dibuka oleh Gubernur Papua Tengah dan diisi pemaparan materi dari sejumlah narasumber nasional maupun lokal, seperti Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Kementerian Keuangan, BPKP, perguruan tinggi, hingga Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).

Menurut Eliezer, kehadiran para narasumber tersebut bertujuan memberikan masukan strategis sesuai kondisi Papua Tengah saat ini, termasuk persoalan kesehatan, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.

“Materi yang disampaikan para narasumber sangat bermanfaat dan mendapat apresiasi dari peserta kabupaten karena sesuai dengan kebutuhan pembangunan Papua Tengah saat ini,” katanya.

Eliezer menambahkan, pada hari kedua pihaknya juga mengundang DPR Papua Tengah jalur pengangkatan Otsus serta Majelis Rakyat Papua (MRP) untuk menyampaikan aspirasi hasil kunjungan lapangan dan reses.

Hal itu dilakukan agar program yang disusun benar-benar menjawab persoalan masyarakat sesuai kewenangan pemerintah kabupaten maupun provinsi.

Advertisement

Sementara pada hari ketiga, agenda akan dilanjutkan dengan Musrenbang RKPD yang membahas usulan program dari sumber pendanaan lain di luar dana Otsus.

“Kami ingin ke depan ada kolaborasi yang lebih baik antara pemerintah provinsi, kabupaten, DPR, dan MRP agar persoalan daerah bisa diselesaikan bersama sesuai kemampuan anggaran dan kewenangan masing-masing,” tutupnya. (*)

Reporter: Alvi

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Eliezer Yogi Tekankan Sinkronisasi Program dan Ekonomi Lokal di Musrenbang Papua Tengah 2027

Published

on

Share berita :

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info — Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, menegaskan pentingnya sinkronisasi program pembangunan dan penguatan ekonomi lokal dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 28–30 April 2026, di Aula Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan berbasis kebutuhan dan potensi wilayah.

Dalam pembukaan, Eliezer Yogi menekankan bahwa tema “Penguatan Ekonomi Lokal dan Daya Saing Daerah Berbasis Potensi Wilayah” mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

“Pembangunan harus dimulai dari potensi daerah sendiri. Karena itu, sinkronisasi program menjadi kunci agar setiap kebijakan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.


Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir, mulai dari unsur pemerintah pusat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD, akademisi, hingga mitra pembangunan.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan pembangunan.

Musrenbang ini diikuti sekitar 600 peserta yang berasal dari delapan kabupaten di Papua Tengah, termasuk perwakilan pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh masyarakat, organisasi perempuan dan pemuda, serta media. Namun, Bupati Mimika dilaporkan tidak hadir dalam pembukaan kegiatan.

Lebih lanjut, forum ini bertujuan menyelaraskan usulan program prioritas dari tingkat kabupaten ke provinsi, sekaligus memastikan pembangunan berjalan inklusif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga menetapkan sepuluh program prioritas yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur.

Dalam hal ini, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus utama untuk mendorong ekonomi kerakyatan.

Untuk memperkaya pembahasan, sejumlah narasumber dari kementerian, lembaga pengawasan, akademisi, dan mitra pembangunan turut memberikan paparan.

Kehadiran mereka diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai tantangan pembangunan di Papua Tengah.

Sementara itu, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam arahannya menekankan pentingnya kehadiran seluruh pemangku kepentingan, termasuk anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), dalam forum strategis tersebut.

Ia juga mendorong agar pembangunan difokuskan pada sektor pangan dan peternakan, serta memperhatikan kondisi geografis wilayah, khususnya di daerah pegunungan.

Menurutnya, penyelarasan program antarwilayah menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan berjalan merata dan berkeadilan di seluruh Papua Tengah.

Di tengah dinamika yang berkembang, Musrenbang ini diharapkan tidak hanya menjadi forum perencanaan, tetapi juga ruang untuk menyatukan komitmen bersama dalam membangun Papua Tengah yang mandiri, berdaya saing, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (*)

(Reporter Alvi)

Advertisements
Ad 3
Continue Reading
Advertisement
Advertisements
Ad 3

Daerah

Daerah3 jam ago

Musrenbang Papua Tengah 2027 Resmi Ditutup, Fokus Ekonomi Lokal

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan RKPD Tahun...

Daerah6 jam ago

TPID Papua Tengah Bahas Strategi Kendalikan Inflasi Daerah

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat...

Daerah1 hari ago

Seminar Kebangsaan di Nabire, Tekankan Sejarah dan Identitas Bangsa

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka kegiatan wawasan kebangsaan di Aula RRI Nabire, Rabu (29/4/2026), sebagai...

Daerah1 hari ago

Hari Kedua Musrenbang, Fokus Program Otsus dari Delapan Kabupaten

Nabire, PT | Papuatengah.info – Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang Otonomi Khusus dan RKPD...

Daerah2 hari ago

Eliezer Yogi Tekankan Sinkronisasi Program dan Ekonomi Lokal di Musrenbang Papua Tengah 2027

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info — Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, menegaskan pentingnya sinkronisasi program pembangunan dan penguatan...

Daerah2 hari ago

Ketua MRP Absen di Musrenbang, Ini Penjelasan Wakil Ketua I MRP PT

Paulina Marey Wakil Ketua I MRP Papua Tengah saat diwawancarai awak media depan aula ballroom. Selasa (28/4/2026)- /Dok. Alvi

Daerah2 hari ago

Musrenbang 2027 Papua Tengah Resmi Dibuka, Ini Fokus Utamanya

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa membuka Musrenbang RKPD dan Otsus 2027 di Nabire, Senin 28/4/2026. (Dok. Humas PPT)

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa meresmikan Pondok Pesantren Riyadhul Qur’an di Distrik Wanggar, Nabire Barat, Sabtu (25/4/2026). (Dok Humas PPT) Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa meresmikan Pondok Pesantren Riyadhul Qur’an di Distrik Wanggar, Nabire Barat, Sabtu (25/4/2026). (Dok Humas PPT)
Daerah4 hari ago

Gubernur Resmikan Pesantren Riyadhul Qur’an dan Launching SMP-SMA di Nabire

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa meresmikan Pondok Pesantren Riyadhul Qur’an di Distrik Wanggar, Nabire Barat, Sabtu (25/4/2026). (Dok Humas...

Daerah5 hari ago

23 Pengurus Paguyuban Pasundan Se-Papua Dilantik Serentak di Nabire

Asisten III Bidang Administrasi umum, Viktor fun Saat membacakan sambutan gubernur Papua Tengah. (Dok. Nabireterkini)

Daerah1 minggu ago

Dari Bandung ke Nabire, PB Paguyuban Pasundan Siap Lantik Pengurus se-Tanah Papua

Penjemputan rombongan Pengurus Besar Paguyuban Pasundan di Bandara Udara Douw Aturure, Nabire, Kamis (23/4/2026). Rombongan tiba pukul 09.05 WIT menggunakan...

Advertisement
Advertisements
Ad 1

Trending