Selamat Datang & Bertugas Brigif TP 82/WKB di Bumi Cenderawasih Nabire Papua Tengah
Danrem : “Brigif 82 Bukan Penugasan Tetapi Satuan Organik”
NABIRE-Komandan Resort Militer (Danrem) 173/Praja Vira Braja (PVB) Brigen TNI Frits W.R
Pelamonia mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Brigade Infanteri (Brigif) Teritorial Pembangunan 82/WKB di Bumi Cenderawasih Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah.m wilayah Kirem 173/PVB.
Hal itu dikatakan Danrem 173/PVB dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara pada upacara penyambutan Brigif Teritorial Pembangunan 82/WKB di Kabupaten Nabire Papua Tengah, Sabtu (26/7) di Halaman Mako Denzipur 12/OHH Nabire.
“Saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Bumi Cenderawasih kepada,Komandan dan segenap anggota Brigif Teritorial Pembangunan 82/WKB sebagai Satuan Baru yang akan melaksanakan tugas di wilayah Korem 173/PVB,” ungkapnya.
“Brigif ini bukan penugasan tetapi Satuan Organik baru yang akan bertempat dan bertugas di Kabupaten Nabire Papua Tengah.Sekali lagi, Brigif ini bukan penugasan tetapi Satuan Organik yang nantinya dibawah Kodam XVII/Cenderawasih.
Oleh karena itu Danrem meminta kepada seluruh personel Brigif untuk segera beradaptasi dilingkungan baru.
“Saat ini kalian berada di Markas Denzipur 12/OHH Nabire, segera beradaptasi di lingkungan yang baru kalian tempati sebagai seorang prajurit agar selalu menjaga disiplin dan menghormati serta menjalankan protap yang berlaku,” ungkap Danrem.
Danrem Frits Pelamonia meminta agar seluruh prajurit Brigif 82/WKB yang baru tiba dan menempati markas yang baru agar betul-betul disiplin, membina jiwa korsa, menjaga kekompakan dengan senior-senior yang ada di tempat baru, menjaga etika yang baik.
“Kalian berada di tengah-tengah Markas dan bersama keluarga yang ada di Denzipur 12/OHH ini. Saya tidak mau dengar ada permasalahan ke depannya,” tandasnya.
Brigif Teritorial Pembangunan 82/WKB dimungkinkan berada dalam markas Denzipur/12/OHH lebih kurang 6 bulan sampai terbentuknya Mako Brigif 82/WKB tersendiri.
Tanah sekit20 hektar telah disiapkan sebagai lahan dibangunnya Mako Brigif dan tinggal menunggu anggaran dana dari pemerintah pusat untuk membangun.
Mengingat Brigif 82/WKB bertempat di Denzipur 12/OHH, sementara di lingkungan Denzipur /12 ada yang sudah berkeluarga , sekali lagi Danrem menekankan agar,seluruh personel Brigif 82/WKB betul-betul memegang teguh etika ke prajuritan, pasalnya di dalam asrama Denzipur ini ada keluarga yang tinggal bersama-sama.
“Kalian paham apa yang saya maksudkan ?. Ini penekanan pertama dan utama yang perlu saya sampaikan kepada kalian. Yang kedua, bina hubungan yang baik dengan senior-seniormu yang ada disini. Tidak perlu takut melihat senior.Jangan menghindar saat bertemu senior.
Tidak ada sifat prajurit seperti itu,” tutur Danrem.
“Kalau memang mau ke depan ada senior tinggal laksanakan penghormatan yang benar,
Selamat pagi, selamat siang, selamat sore, lewat saja.Jangan malah memutar haluan menghindari senior. Itu jiwa-jiwa pengecut.Jiwa pengecut tidak ada dalam seorang prajurit TNI apalagi Brigid 82/WKB,” tandasnya.
Terkait kondisi markas yang ditempati, Danrem menyatakan bahwa tempat inilah yang bisa,disiapkan untuk sementara, pastinya banyak yang perlu dibenahi.
“Itu juga bentuk ujian bagaimana menggugah hati prajurit bisa membangun satuan dengan tukus dan ikhlas.Nantinya pimpinan akan menilai kita,” ujarnya.
Dalam kondisi seperti itu, Danrem meminta agar,para personel Brigif tidak mudah mengeluh.
Dari hasil paparan seluruh Komandan Batalion Teritorial Pembangunan dan seluruh Brigif Teritorial Pembangunan, menurut Danrem , tempat ini jauh lebih layak dibandingkan dengan yang lain. Walaupun di beberapa juga ada yang jauh lebih baik.
“Inilah kondisi riil dan nyata.Syukuri dengan senang hati, benahi pelan-pelan untuk kenyamanan kalian semua , bisa tidur, istirahat dengan baik dan dapat melaksanakan tugas dengan baik dan penuh semangat,” tuturnya.
“Jauhkan dari benak fan pikiran kata-kata mengeluh.Kalian sudah menjadi prajurit yang Setia kepada NKRI, nasih banyak pemuda diluar sana yang ingin menjadi anggota TNI dan itu sangat sulit sehingga gagal.Kalian sudah menjadi anggota TNI, tidak ada kata lain harus mengabdi dengan tulus dan iklas untuk satuan dan institusi TNI Angkatan Darat,” paparnya.
Danrem menyatakan bahwa Papua Tengah adalah wilayah yang memiliki tantangan tersendiri baik demografi, geografi maupun keamanan.
Oleh karena itu Brigif 82/WKB dapat menjalankan tugas dengan baik dan profesional.
Danrem 173 berharap para prajurit Brigif 82 dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Papua Tengah, menunjukkan profesionalisme dan dedikasi dalam menjalankan tugas kedepan.
Danrem juga berperan agar selalu menjaga sinergitas dengan satuan lain dan tidak ada keraguan untuk melapor bila ada kejadian yang tidak biasa atau memerlukan perhatian khusus.
“Saya percaya dengan kerja sama dan dengan jiwa korsa serta disiplin dan loyalitas akan berjalan dengan lancar dan tertib,” ujarnya.
“Kehadiran kalian merupakan salah satu bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara dan meninggatkan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” ungkapnya.
“Dengan terselenggaranya upacara penyambutan Brigif Teritorial Pembangunan 82/WKB, pada hari ini Sabtu 26 Juli 2025, saya atas nama Komandan Korem 173/PVB dan seluruh warga Korem 173/PVB menerima Brigif Teritorial Pembangunan 82/WKB dengan ucapan “Selamat Bertugas ” (ing elsa)
Advertisements