Connect with us
IMG-20250812-WA0016

Daerah

Disduk KB Nabire Gandeng Pemprov Papua Tengah. & Mitra Strategis Launching GENTING

Published

on

Share berita :

NABIRE- Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Nabire menggandeng Pemerintah Provinsi Papua Tengah melaunching Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Rabu (13/8) di Aula Kantor Gubernur Lama Jl.Merdeka Nabire.
Bupati Nabire Mesak Magai diwakili Kepala Dinas Kependudukan dan KB Kabupaten Nabire Paulus Talakua, S.KM., M.Kes dan menyampaikan selamat datang.Sedangkan Gubernur Papua Tengah diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Tengah H.Tumiran, Kepala Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Papua Sarles Brabar, S.E., M.Si.
Hadir pula Kapolda Papua Tengah diwakili Direktur Bimbingan Masyarakat (Ditbinmas) Kombes Pol.Deni Herdiana, MH., MM, perwakilan Danrem 173/PVB, perwakilan Kodim 1705/Nabire, Polres Nabire, Kejari, fdan PN Nabire.
Hadir pula Kepada Bapperida Kabupaten Nabire serta sejumlah pimpinan perbankan.


Mewakili Bupati Nabire Kadisduk KB Kabupaten Nabire Paulus mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi, kerja bareng, sinergi nyata antara pemerintah daerah, BKKBN, dan mitra strategis dalam memperkuat program keluarga dan percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Nabire.
Teragnya, Lima Program Quick Wind Bangga,Kencana, pertama Taman asuh Sayang Anak (TAMASYA), kedua Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Ketiga, Gerakan Ayah Teladan Indonesia atau GATI, keempat Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA), dan kelima Super Apps tentang Keluarga.
Kelimanya dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap keluarga dan masyarakat melalui pendekatan lintas sektoral berbasis data dan didukung inovasi teknologi.


“Hari ini kita,launching GENTING atau Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting, sebuah inovasi berbasis komunitas dengan mengajak orangtua dan masyarakat demi mencegah stunting nasional khusus di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah,” terangnya.


“Ini merupakan momentum untuk mengaktualisasikan peran setiap individu dan institusi dalam mendukung pembangunan keluarga sehat di Kabupaten Nabire.

dalam kegiatan itu diserahkan bantuan bagi ibu dan anak berupa,makanan nutrisi dan non nutrisi.(ing elsa)

Advertisements
Ad 3
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Daerah

Dari Rumah Ibadah ke Duka: Tragedi yang Mengguncang Dogiyai

Published

on

Share berita :

Dogiyai, Papua Tengah | Papuatengah.info — Pagi yang seharusnya tenang di Moanemani berubah menjadi duka. Di depan Gereja Ebenezer, sebuah ruang yang selama ini menjadi tempat harapan dan doa, kekerasan justru terjadi dan meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat.

Seorang anggota Sat Binmas Polres Dogiyai berinisial JE menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal pada Selasa (31/3/2026). Pelaku menyerang korban secara tiba-tiba. Rekan-rekan korban segera mengevakuasi JE ke RSUD Dogiyai. Namun, tenaga medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya akibat luka serius yang ia alami.

Setelah kejadian itu, situasi keamanan langsung memanas. Aparat gabungan TNI dan Polri bergerak cepat melakukan penyisiran di sejumlah titik, terutama di sekitar Pasar Moanemani. Mereka berupaya mengendalikan situasi dan memburu pelaku.

Namun demikian, ketegangan di lapangan justru meningkat. Dalam proses penyisiran, insiden penembakan terjadi dan mengenai warga sipil. Berdasarkan keterangan warga, tiga orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Advertisement

Sipi Tibakoto meninggal dunia setelah peluru mengenai bagian kepalanya. Sementara itu, Yulita Pigai mengalami luka tembak di betis dan Martinus Yobee menderita luka tembak di bagian perut. Warga sekitar segera membantu para korban dan membawa mereka untuk mendapatkan pertolongan.

Di tengah situasi itu, suasana Dogiyai berubah mencekam. Warga memilih menutup aktivitas dan bertahan di rumah. Jalanan yang biasanya ramai mendadak sepi, sementara aparat berjaga di berbagai sudut kota.

Lebih jauh, peristiwa ini tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga menghadirkan ketakutan yang nyata di tengah masyarakat. Banyak warga berharap situasi segera pulih agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan tenang.

Hingga kini, pihak keamanan masih melakukan pendalaman terkait kronologi penikaman maupun insiden penembakan terhadap warga sipil. Aparat juga terus berupaya memastikan keamanan wilayah tetap terkendali.

Pada akhirnya, tragedi ini menjadi pengingat bahwa keamanan dan kemanusiaan harus berjalan beriringan. Di tengah konflik dan ketegangan, harapan akan kedamaian tetap hidup di hati masyarakat Dogiyai. (*)

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Duel Sengit di Mimika, Persipuncak Cartenz Pastikan Tempat di Final Liga 4

Published

on

Persipuncak Cartenz Vs Persido Dogiyai dengan skor 2–1 pada laga semifinal Liga 4 PSSI Papua Tengah di Stadion Wania SP4, Mimika, Senin (16/3/2026). Kemenangan tersebut membawa Persipuncak Cartenz melaju ke Grand Final.
Share berita :

Mimika, Papua Tengah | Papuatengah.info – Tim Persipuncak Cartenz memastikan langkah ke partai puncak Liga 4 PSSI Papua Tengah setelah menaklukkan Persido Dogiyai dengan skor tipis 2–1 pada laga semifinal yang digelar di Stadion Wania SP4, Kabupaten Mimika, Senin (16/3/2026) pagi.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka. Serangan demi serangan silih berganti tercipta, memperlihatkan ambisi kuat dari masing-masing tim untuk mengamankan satu tiket menuju final.

Namun hingga pertandingan berakhir, Persipuncak Cartenz mampu mempertahankan keunggulan dan memastikan kemenangan dengan skor 2–1 atas Persido Dogiyai.

Kemenangan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Puncak, Elvis Tabuni, yang hadir memberikan dukungan kepada skuad Persipuncak Cartenz. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Puncak itu menjadi tambahan semangat bagi para pemain di lapangan.

Advertisement

Usai pertandingan, Elvis Tabuni menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan tim kebanggaan masyarakat Puncak melaju ke babak final.

“Kami bersyukur kepada Tuhan atas kemenangan di semifinal ini. Anak-anak sudah berjuang dengan sangat baik dan menunjukkan semangat yang luar biasa,” ujarnya.

Sebagai pembina tim Persipuncak Cartenz, ia mengaku sejak awal memiliki keyakinan bahwa tim tersebut mampu melangkah jauh hingga meraih gelar juara.

“Sejak awal saya sudah membayangkan bahwa piala Liga 4 Papua Tengah ini akan kembali ke Ilaga. Semua perjuangan tim ini kami serahkan kepada Tuhan,” tegasnya.

Selain memberikan motivasi, Bupati juga mengingatkan para pemain untuk tetap menjaga sikap dan nama baik Kabupaten Puncak menjelang pertandingan final.

Advertisement

“Saya minta semua pemain menahan diri dan tidak membuat gerakan tambahan yang dapat merugikan tim. Jaga nama baik Kabupaten Puncak,” pesannya.

Sementara itu, Manajer tim Persipuncak Cartenz, Keril Tabuni, menyebut kemenangan tersebut sebagai buah dari kerja keras seluruh pemain dan pelatih.

“Kemenangan hari ini kami percaya terjadi atas kehendak Tuhan. Semua pemain sudah bekerja keras di lapangan,” katanya.

Meski demikian, ia tidak ingin terlalu banyak menjanjikan hasil menjelang pertandingan final.

“Kami tidak bisa menjanjikan banyak kepada Bapak Bupati untuk pertandingan besok. Semua kami serahkan kepada Tuhan,” tambahnya.

Advertisement

Di sisi lain, pelatih kepala Persipuncak Cartenz, Masco Kiwak, mengingatkan para pemain agar segera fokus mempersiapkan diri menghadapi laga puncak.

“Yang paling penting sekarang adalah menjaga kondisi dan stamina. Besok kita akan bermain di Grand Final, jadi semua pemain harus benar-benar siap,” ujarnya.

Ia juga meminta para pemain untuk mengesampingkan hal-hal di luar pertandingan agar konsentrasi tim tetap terjaga.“Fokus saja pada pertandingan besok. Hal-hal lain tolong dilewatkan dulu,” tegasnya.

Dengan kemenangan ini, Persipuncak Cartenz memastikan diri melaju ke Grand Final Liga 4 PSSI Papua Tengah, membawa harapan besar masyarakat Kabupaten Puncak agar trofi juara dapat dibawa pulang ke Ilaga. (*)

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Program Pelatihan Gubernur Berbuah Nyata, 16 Kolam Bioflok Berdiri di Mimika

Published

on

Frans Dekme bersama tim Papua Muda Inspirasi Mimika menunjukkan kolam terpal metode bioflok yang disiapkan untuk penebaran 25 ribu benih ikan nila di Kabupaten Mimika.
Share berita :

Mimika | Papuatengah.info — Semangat kemandirian generasi muda Papua mulai terlihat dari sektor perikanan budidaya. Berbekal ilmu dari pelatihan budidaya ikan air tawar, sejumlah anak muda di Kabupaten Mimika kini mulai mengembangkan usaha perikanan secara mandiri.

Frans Dekme bersama rekannya dari Papua Muda Inspirasi Mimika merupakan peserta pelatihan budidaya ikan air tawar yang mengikuti program Pemerintah Provinsi Papua Tengah di Subang, Jawa Barat pada September 2025.Setelah kembali ke Mimika, mereka langsung bergerak.

Dengan memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan, mereka membangun 16 kolam terpal menggunakan metode bioflok sebagai langkah awal mengembangkan usaha budidaya ikan.

“Saat ini kami sudah memiliki 16 kolam terpal dengan metode bioflok dan telah menyiapkan sekitar 25 ribu benih ikan nila yang siap ditebar,” ujar Frans Dekme.

Advertisement

Menurutnya, pengembangan budidaya ikan tersebut menjadi bukti bahwa program pelatihan yang diberikan pemerintah dapat langsung diterapkan oleh para peserta di daerah masing-masing.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian ekonomi, khususnya bagi generasi muda Papua yang ingin terjun ke sektor perikanan budidaya.

Lebih lanjut, Frans menyampaikan bahwa pihaknya juga berencana mengundang Gubernur Papua Tengah untuk meresmikan kegiatan budidaya ikan yang telah mereka kembangkan tersebut.Ia berharap usaha budidaya ikan ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Harapan kami, budidaya ini bisa berkembang lebih besar, membuka peluang usaha baru, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua untuk berani memulai dan memanfaatkan peluang yang ada,” ujarnya.

Melalui langkah kecil yang dimulai dari 16 kolam terpal dan puluhan ribu benih ikan nila, para anak muda ini menunjukkan bahwa semangat belajar, kerja keras, dan kolaborasi mampu menjadi pondasi kuat dalam membangun kemandirian ekonomi di tanah Papua. (*)

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

BGN Nabire Investigasi Kasus Siswa dan Guru Sakit Usai Konsumsi MBG, Mayoritas Pasien Alami Gejala Tipes

Published

on

Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem, melakukan kunjungan ke sejumlah klinik dan rumah sakit untuk memverifikasi pasien
Share berita :

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info – Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire melakukan investigasi langsung terhadap sejumlah siswa dan guru yang menjalani perawatan di beberapa fasilitas kesehatan setelah mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Nabire Marsel Asyerem mengatakan pihaknya turun langsung melakukan observasi, pendataan, serta verifikasi di sejumlah fasilitas kesehatan pada Minggu (15/03/2026).

Beberapa fasilitas kesehatan yang dikunjungi di antaranya Klinik Alfa, Klinik Gresli, Klinik Larasati, serta RSUD Nabire.

“Kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan apakah siswa atau guru yang dirawat memiliki gejala yang berkaitan dengan konsumsi makanan dari program MBG,” ujar Marsel kepada awak media.

Advertisement

Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan untuk memastikan data yang akurat sebelum menentukan pasien yang biaya pengobatannya akan ditanggung oleh program MBG.

BGN menetapkan sejumlah kriteria dalam proses verifikasi tersebut, seperti status pasien sebagai siswa atau guru penerima manfaat MBG, sekolah asal, waktu konsumsi makanan, serta jarak waktu munculnya gejala setelah makanan dikonsumsi.

“Jika gejala muncul terlalu lama setelah waktu makan, tentu sulit dikaitkan dengan MBG. Karena itu kami harus memverifikasi secara cermat setiap kasus,” jelasnya.

Dari hasil pengecekan sementara terhadap rekam medis dan hasil laboratorium pasien, sebagian besar pasien yang menjalani perawatan menunjukkan gejala tifus (tipes).

Marsel juga menegaskan bahwa tidak semua kasus diare atau gangguan kesehatan yang terjadi di masyarakat dapat langsung dikaitkan dengan program MBG.

“Sekarang banyak juga kasus diare di masyarakat, tetapi tidak semuanya berasal dari MBG. Karena itu kami harus memilah mana yang benar-benar menjadi tanggung jawab kami,” tegasnya.

Advertisement

Dalam proses pendataan, BGN juga memastikan status para guru yang menjalani perawatan, termasuk apakah mereka benar merupakan tenaga pengajar di sekolah penerima manfaat program MBG.

Selain itu, pihak BGN juga menegaskan bahwa makanan MBG hanya diperuntukkan bagi penerima manfaat resmi, seperti siswa dan guru di sekolah yang dilayani dapur program tersebut.

Jika makanan tersebut dikonsumsi oleh anggota keluarga lain di rumah, maka biaya pengobatan tidak dapat ditanggung oleh program MBG.

“MBG merupakan makanan siap santap yang disajikan di sekolah dan harus langsung dikonsumsi. Makanan basah tidak boleh dibawa pulang karena bisa menurun kualitasnya,” kata Marsel.

Dalam program MBG selama Ramadan, dapur MBG menyediakan dua jenis menu, yakni menu basah dan menu kering. Menu basah harus langsung dikonsumsi di sekolah, sedangkan menu kering diperbolehkan untuk dibawa pulang.

Advertisement

Dari hasil pendataan di fasilitas kesehatan, BGN mencatat terdapat dua pasien di Klinik Larasati, delapan pasien di Klinik Alfa, serta tiga pasien di Klinik Gresli.

Namun beberapa pasien telah diperbolehkan pulang oleh tenaga medis setelah kondisi mereka membaik.

“Di Klinik Alfa awalnya ada delapan pasien, dua di antaranya sudah pulang sehingga saat ini tersisa enam pasien yang masih dirawat,” jelas Marsel.

Sebagian besar pasien dilaporkan sudah berangsur pulih, bahkan beberapa di antaranya sudah dapat makan, bermain, serta beraktivitas kembali.

BGN Nabire menyatakan akan terus memantau kondisi para pasien serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. (*)

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Penegakan Hukum Lakalantas, Polres Nabire Serahkan Tersangka ke Jaksa

Published

on

Personel Sat Lantas Polres Nabire menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus kecelakaan lalu lintas kepada Jaksa Penuntut Umum di Kantor Kejaksaan Negeri Nabire, Kamis (12/03/2026).
Share berita :

Nabire, Papua Tengah || Papuatengah.info – Upaya penegakan hukum terhadap kasus kecelakaan lalu lintas kembali berlanjut di Kabupaten Nabire. Satuan Lalu Lintas Polres Nabire secara resmi menyerahkan tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum di Kantor Kejaksaan Negeri Nabire, Kamis (12/03/2026).

Penyerahan tersebut merupakan bagian dari tahap II proses hukum, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P.21 oleh pihak Kejaksaan Negeri Nabire.

Tersangka dalam perkara ini berinisial M, laki-laki kelahiran Nabire, 16 November 1977. Ia diketahui berprofesi sebagai pekerja swasta dan berdomisili di Jalan Ilu, Kelurahan Girimulyo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Personel Sat Lantas Polres Nabire yang terdiri dari IPDA Satrio D. Soetrisno, BRIPTU Noak A. Raru, dan BRIPDA Allen Mirino menyerahkan tersangka bersama barang bukti kepada Ajun Jaksa Madya As’ad Djaelani Sibghatullah, S.H. sekitar pukul 12.00 WIT di Kantor Kejaksaan Negeri Nabire, Jalan Merdeka.

Perkara ini bermula dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Sabtu, 17 November 2025 di Jalan Poros Nabire Barat, tepatnya di depan Dealer Honda Sinar Pagi, Kampung Kalisemen, Distrik Nabire Barat.

Advertisement

Saat itu, tersangka M mengendarai sepeda motor Honda Megapro nomor polisi PA 3384 KM. Kendaraan tersebut kemudian terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Honda Beat Street nomor polisi PT 5832 AP yang dikendarai pemuda berinisial CAT dengan penumpang GAT.

Benturan keras antara kedua kendaraan tersebut menimbulkan dampak serius. Pengendara Honda Beat Street mengalami patah tulang pada tangan kiri, sementara penumpangnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Nabire.

Peristiwa tersebut meninggalkan duka bagi keluarga korban sekaligus menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

Dalam penyerahan tahap II tersebut, penyidik Sat Lantas Polres Nabire turut menyerahkan sejumlah barang bukti kepada pihak kejaksaan, antara lain: Satu unit sepeda motor Honda Megapro, Satu unit sepeda motor Honda Beat Street, Dua lembar STNK kendaraan, Satu lembar SIM C milik tersangka serta Satu buah flashdisk berisi rekaman CCTV kejadian.

Kasus ini disangkakan melanggar Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan juncto Pasal 474 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Proses penyerahan tersangka dan barang bukti berlangsung hingga pukul 14.00 WIT dan berjalan aman serta lancar.

Advertisement

Pengingat Keselamatan Berkendara Polres Nabire melalui Satuan Lalu Lintas menegaskan komitmennya untuk terus menegakkan hukum di bidang lalu lintas. Selain itu, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan saat berkendara.

Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga keselamatan orang lain di jalan.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama menjelang berbagai momentum besar seperti hari raya dan aktivitas ekonomi, keselamatan berkendara menjadi tanggung jawab bersama. (*)

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading
Advertisement
Advertisements
Ad 3

Daerah

Daerah2 hari ago

Dari Rumah Ibadah ke Duka: Tragedi yang Mengguncang Dogiyai

Dogiyai, Papua Tengah | Papuatengah.info — Pagi yang seharusnya tenang di Moanemani berubah menjadi duka. Di depan Gereja Ebenezer, sebuah...

Daerah2 minggu ago

Duel Sengit di Mimika, Persipuncak Cartenz Pastikan Tempat di Final Liga 4

Mimika, Papua Tengah | Papuatengah.info – Tim Persipuncak Cartenz memastikan langkah ke partai puncak Liga 4 PSSI Papua Tengah setelah...

Daerah3 minggu ago

Program Pelatihan Gubernur Berbuah Nyata, 16 Kolam Bioflok Berdiri di Mimika

Mimika | Papuatengah.info — Semangat kemandirian generasi muda Papua mulai terlihat dari sektor perikanan budidaya. Berbekal ilmu dari pelatihan budidaya...

Daerah3 minggu ago

BGN Nabire Investigasi Kasus Siswa dan Guru Sakit Usai Konsumsi MBG, Mayoritas Pasien Alami Gejala Tipes

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info – Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire melakukan investigasi langsung terhadap sejumlah siswa dan guru...

Daerah3 minggu ago

Penegakan Hukum Lakalantas, Polres Nabire Serahkan Tersangka ke Jaksa

Nabire, Papua Tengah || Papuatengah.info – Upaya penegakan hukum terhadap kasus kecelakaan lalu lintas kembali berlanjut di Kabupaten Nabire. Satuan...

Daerah3 minggu ago

Wabup Nabire: GPM Bantu Kendalikan Inflasi Pangan

Nabire, Papua Tengah || Papuatengah.info – Wakil Bupati Nabire H. Burhanudin Pawennari membuka secara resmi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM)...

Daerah3 minggu ago

Wagub Papua Tengah Tekankan Sinergi Pengamanan Mudik 2026

Nabire, Papua Tengah || Papuatengah.info – Deretan personel gabungan dari TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait berdiri rapi di lapangan...

Daerah3 minggu ago

Langkah Awal Pembangunan Mako Polda Papua Tengah di Nabire

Nabire, Papua Tengah || Papuatengah.info – Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. mendampingi Kapolda Papua Tengah Kombes Pol. Jermias...

Daerah3 minggu ago

Jaga Kamtibmas Idul Fitri, Polres Nabire Gelar Latihan Pra Operasi

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah info – Polres Nabire menggelar Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Ketupat Noken 2026 sebagai langkah...

Daerah3 minggu ago

Kolaborasi Tifa Cenderawasih News dan Kurir Nabire Hebat Tebar Kebaikan

Papua Tengah || Papuatengah.info — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali terlihat di Kota Nabire. Media Tifa Cenderawasih News...

Advertisement
Advertisements
Ad 1

Trending