Daerah

KPA Bareng DKM Papua Tengah Teken Kerjasama, Freny Anouw : ” Kami Tidak Mampu Jalan Sendiri, Kami Butuh Tokoh-tokoh Agama “

Published

on

<p><&excl;-- BEGIN THEIA POST SLIDER -->&NewLine;&NewLine;<p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><div class&equals;"mvp-post-ad-wrap"><span class&equals;"mvp-ad-label">Advertisement<&sol;span><div class&equals;"mvp-post-ad"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-3745733846031431"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- Article Inline Ads -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;block"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-3745733846031431"&NewLine; data-ad-slot&equals;"7872616854"&NewLine; data-ad-format&equals;"auto"&NewLine; data-full-width-responsive&equals;"true"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;papuatengah&period;info&sol;news&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2025&sol;08&sol;1000043862-1024x768&period;jpg&quest;v&equals;1754461541" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-3513" &sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;papuatengah&period;info&sol;news&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2025&sol;08&sol;1000043861-1024x768&period;jpg&quest;v&equals;1754461566" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-3514" &sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>NABIRE- Komisi Penanggulangan Aids &lpar;KPA&rpar; Provinsi Papua Tengan Teken Kerjasama atau MoU &lpar;Memorandum off Understanding dengan Dewan Kesejahteraan Masjid &lpar;DKM&rpar; Provinsi Papua Tengah&comma; Rabu &lpar;8&sol;8&rpar; di Sekretariat DKM Papua Tengah Komplek Masjid Agung Al-Falah Nabire&period;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Penandatanganan MoU &lpar;Nota Kesepahaman&rpar; ditandatangani oleh Ketua KPA Provinsi Papua Tengah Freny Anouw dan Sekretaris Umum DKM Provinsi Papua Tengah Ir&period;Wahyu Budi Sentosa&period;<br>Dinyatakan Ketua KPA Freny Anouw&comma; MoU memiliki arti sangat penting mengingat DKM merupakan organisasi yang menaungi Da&&num;8217&semi;i &lpar;Penceramah Agama&rpar; dan Khotib Jum&&num;8217&semi;at&period;<br>&&num;8220&semi;Ini MoU kedua setelah kemarin kami menandatangani MoU dengan Gereja Kemah Injili Indonesia &lpar;GKII&rpar; Papua Tengah&comma;&&num;8221&semi; ungkapnya&period;<br>&&num;8220&semi;MoU ini sangat penting&comma; karena kami tidak mungkin mampu sendiri dalam mensosialisasikan pencegahan HIV-Aids&period;Masjid&comma; Gereja&comma; Pure&comma; Wihara yang langsung bersentuhan dengan umat sehingga mudah untuk menyampaikan tentang bahaya HIV-Aids&comma; menghidari gaya hidup bebas apalagi dalam persoalan hubungan lain jenis&comma; bagaimana setiap agama melarang sex bebas&comma; memberikan masukan betapa bahaya dan ngerinya Virus HIV&comma;&comma;mengajak umat untuk hidup sesuai nilai dan norma agama&comma;&&num;8221&semi; tuturnya&period;<div class&equals;"mvp-post-ad-wrap"><span class&equals;"mvp-ad-label">Advertisement<&sol;span><div class&equals;"mvp-post-ad"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-3745733846031431"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- Article Inline Ads -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;block"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-3745733846031431"&NewLine; data-ad-slot&equals;"7872616854"&NewLine; data-ad-format&equals;"auto"&NewLine; data-full-width-responsive&equals;"true"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><br>Bak gayung bersambut&comma; Sekum DKM Papua Tengah Wahyu Budi Sentosa menyambut baik program KPA Papua Tengah dalam mencegah dan menanggulangi HIV-Aids khususnya di wilayah Papua Tengah&period;<br>Wahyu menyatakan bahwa pihak DKM akan menyampaikan kepada setiap khotib agar dalam penyampaian khutbahnya disisipkan tentang HIV-Aids&period;<br>&&num;8220&semi;Beberapa waktu yang akan datang kami DKM Papua Tengah akan mengadakan pelatihan khotib&period;Kami ajan sampaikan diacara ini nantinya tentang penyakit masyarakat ini&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<br>Wahyu bahkan meminta kepada Ketua KPA Papua Tengah agar juga melakukan MoU dengan Majelis Ulama Indonesia &lpar;MUI&rpar; Provinsi Papua Tengah&period;<br>&&num;8220&semi;Kami dari DKM menyambut baik dengan kerjasama dan MoU ini&period;Kami berharap kerjasama ini terus berlanjut karena memang sangat penting memberikan pemahaman terhadap umat tentang bahaya HIV-Aids nk melalui sosialisasi utamanya penyampaian lewat khutbah di masjid-masjid&comma;&&num;8221&semi; tutur Wahyu Budi&period;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;papuatengah&period;info&sol;news&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2025&sol;08&sol;1000043864-1024x768&period;jpg&quest;v&equals;1754461598" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-3515" &sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>HIV-AIDS&comma;Tantangan Besar Bersama<br>Dikatakan Freny Anouw&comma; saat ini Papua Tengah khususnya Nabire tengah mendapat tantangan besar yang sedang melanda Papua Tengah berupa penyebaran HIV-AIDS yang telah menjangkit 23&period;861 orang di Papua Tengah dan Nabire diurutan pertama dengan angka diatas 10&period;000 orang&period;<br>&&num;8220&semi;Ini tantangan besar bersama&period;Ini soal kemanusiaan dan kita&comma;tidak bisa berpangku tangan membiarkan virus ini terus menyebar mengancam nyawa sesama kita&comma;&&num;8221&semi; ungkapnya&period;<br>&&num;8220&semi;Kita harus&comma;berusaha dan terus berupaya untuk memutus mata rante virus ini&comma;&&num;8221&semi; tegasnya&period;<br>&&num;8220&semi;Sekali lagi ini soal dan untuk kemanusiaan&period; Hari ini orang Papua sudah terinveksi HIV dan angkanya sangat tinggi dan seluruh Indonesia yang paling tinggi di Papua Tengah&period; Aangkanya sudah mencapai 23&period;861 lebih&period; Yang paling tinggi adalah Nabire yaitu 10&period;000 lebih&comma; &&num;8221&semi; terangnya &period;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><br>Lanjut Freny&comma; salah satu program Gubernur Papua Tengah&comma; walaupun KPA ini secara nasional sudah ditutup&comma; tetapi KPA masih aktif di Papua Tengah&period;<br>&&num;8220&semi;Ini berarti ini salah satu kehebatan Pak Gubernur kita ya masih peduli dengan umatnya yaitu manusia yang ada di wilayah Papua Tengah&period;<br>&&num;8220&semi;Kami ditugaskan untuk menjalankan tugas&comma; bagaimana menangani virus ini ditekan&comma; melalui berbagai kegiatan&period; Salah satunya adalah kami KPA diprogramkan untuk bersama-sama tokoh semua agama yang ada di wilayah Papua Tengah untuk menangani kasus ini&period;Bukan hanya di Islam saja tapi ada di Kristen&comma; Protestan&comma; Katolik&comma; Hindu&comma; Buddha&comma; dan Konghucu&comma;&&num;8221&semi; tuturnya&period;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;papuatengah&period;info&sol;news&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2025&sol;08&sol;1000043869-1024x768&period;jpg&quest;v&equals;1754461625" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-3516" &sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami sudah MOU dengan gereja Kemah Injil Kimi&comma; dan hari ini kami MoU dengan salah satu organisasi islam yakni dewan Masjid&period;<br>&&num;8220&semi;Kami tidak mungkin sendiri&comma; kami tidak mampu menanggulangi HIV-Aids&period; Untuk kami mengajak berusaha bareng lewat MoU&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<br>Freny Anouw menilai selama ini tokoh-tokoh agama&comma; para Da&&num;8217&semi;i&comma; Pendeta&comma; hanya mengajak umat dalam hal rohani&period;<br>Oleh karena itu&comma; ia mengharapkan agar mereka juga peduli akan kesehatan jasmani terkhusus masalah HIV-AIDS&period;<br>&&num;8220&semi;Kami ingin dan meminta agar para penceramah semua&comma;agama untuk menyampaikan dalam khutbah-khubahnya menyampaikan tentang dan bahayanya HIV-AIDS&comma; cara agar tidak terjangkit virus mematikan ini&comma;&&num;8221&semi; terangnya&period;<br>&&num;8220&semi;Mari kita&comma;sama-sama jaga umat ini dari bahaya HIV-AIDS&period;Ini urusan nyawa&period;Kalau umat tidak ada&comma; bagaimana mau khutbah&comma;&&num;8221&semi; katanya&period;<br>Kedua&comma; Ketua KPA mengajak agar tempat-tempat usaha yang membahayakan&comma; tempat yang disinyalir sebagai barter&sol;pertukaran &sol;penularan HIV-Aids sebaiknya tidak dibuka&period;<br>&&num;8220&semi;Tempat haram&comma; tempat yang dimungkinkan ssarana penularan&sol; barter&sol;penyebaran virus&comma;HIV tidak perlu dibuka&comma; karena Tuhan akan marah&comma;&&num;8221&semi; pungkasnya&period; &lpar;ing elsa&rpar;&NewLine;&NewLine;<p><&excl;-- END THEIA POST SLIDER -->

Advertisements
Advertisements

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending

Exit mobile version