Connect with us
IMG-20250812-WA0016

Daerah

KPA Bareng DKM Papua Tengah Teken Kerjasama, Freny Anouw : ” Kami Tidak Mampu Jalan Sendiri, Kami Butuh Tokoh-tokoh Agama “

Published

on

Share berita :

Advertisement

NABIRE- Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Papua Tengan Teken Kerjasama atau MoU (Memorandum off Understanding dengan Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Provinsi Papua Tengah, Rabu (8/8) di Sekretariat DKM Papua Tengah Komplek Masjid Agung Al-Falah Nabire.

Penandatanganan MoU (Nota Kesepahaman) ditandatangani oleh Ketua KPA Provinsi Papua Tengah Freny Anouw dan Sekretaris Umum DKM Provinsi Papua Tengah Ir.Wahyu Budi Sentosa.
Dinyatakan Ketua KPA Freny Anouw, MoU memiliki arti sangat penting mengingat DKM merupakan organisasi yang menaungi Da’i (Penceramah Agama) dan Khotib Jum’at.
“Ini MoU kedua setelah kemarin kami menandatangani MoU dengan Gereja Kemah Injili Indonesia (GKII) Papua Tengah,” ungkapnya.
“MoU ini sangat penting, karena kami tidak mungkin mampu sendiri dalam mensosialisasikan pencegahan HIV-Aids.Masjid, Gereja, Pure, Wihara yang langsung bersentuhan dengan umat sehingga mudah untuk menyampaikan tentang bahaya HIV-Aids, menghidari gaya hidup bebas apalagi dalam persoalan hubungan lain jenis, bagaimana setiap agama melarang sex bebas, memberikan masukan betapa bahaya dan ngerinya Virus HIV,,mengajak umat untuk hidup sesuai nilai dan norma agama,” tuturnya.

Advertisement


Bak gayung bersambut, Sekum DKM Papua Tengah Wahyu Budi Sentosa menyambut baik program KPA Papua Tengah dalam mencegah dan menanggulangi HIV-Aids khususnya di wilayah Papua Tengah.
Wahyu menyatakan bahwa pihak DKM akan menyampaikan kepada setiap khotib agar dalam penyampaian khutbahnya disisipkan tentang HIV-Aids.
“Beberapa waktu yang akan datang kami DKM Papua Tengah akan mengadakan pelatihan khotib.Kami ajan sampaikan diacara ini nantinya tentang penyakit masyarakat ini,” ujarnya.
Wahyu bahkan meminta kepada Ketua KPA Papua Tengah agar juga melakukan MoU dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Tengah.
“Kami dari DKM menyambut baik dengan kerjasama dan MoU ini.Kami berharap kerjasama ini terus berlanjut karena memang sangat penting memberikan pemahaman terhadap umat tentang bahaya HIV-Aids nk melalui sosialisasi utamanya penyampaian lewat khutbah di masjid-masjid,” tutur Wahyu Budi.

HIV-AIDS,Tantangan Besar Bersama
Dikatakan Freny Anouw, saat ini Papua Tengah khususnya Nabire tengah mendapat tantangan besar yang sedang melanda Papua Tengah berupa penyebaran HIV-AIDS yang telah menjangkit 23.861 orang di Papua Tengah dan Nabire diurutan pertama dengan angka diatas 10.000 orang.
“Ini tantangan besar bersama.Ini soal kemanusiaan dan kita,tidak bisa berpangku tangan membiarkan virus ini terus menyebar mengancam nyawa sesama kita,” ungkapnya.
“Kita harus,berusaha dan terus berupaya untuk memutus mata rante virus ini,” tegasnya.
“Sekali lagi ini soal dan untuk kemanusiaan. Hari ini orang Papua sudah terinveksi HIV dan angkanya sangat tinggi dan seluruh Indonesia yang paling tinggi di Papua Tengah. Aangkanya sudah mencapai 23.861 lebih. Yang paling tinggi adalah Nabire yaitu 10.000 lebih, ” terangnya .


Lanjut Freny, salah satu program Gubernur Papua Tengah, walaupun KPA ini secara nasional sudah ditutup, tetapi KPA masih aktif di Papua Tengah.
“Ini berarti ini salah satu kehebatan Pak Gubernur kita ya masih peduli dengan umatnya yaitu manusia yang ada di wilayah Papua Tengah.
“Kami ditugaskan untuk menjalankan tugas, bagaimana menangani virus ini ditekan, melalui berbagai kegiatan. Salah satunya adalah kami KPA diprogramkan untuk bersama-sama tokoh semua agama yang ada di wilayah Papua Tengah untuk menangani kasus ini.Bukan hanya di Islam saja tapi ada di Kristen, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu,” tuturnya.

“Kami sudah MOU dengan gereja Kemah Injil Kimi, dan hari ini kami MoU dengan salah satu organisasi islam yakni dewan Masjid.
“Kami tidak mungkin sendiri, kami tidak mampu menanggulangi HIV-Aids. Untuk kami mengajak berusaha bareng lewat MoU,” ujarnya.
Freny Anouw menilai selama ini tokoh-tokoh agama, para Da’i, Pendeta, hanya mengajak umat dalam hal rohani.
Oleh karena itu, ia mengharapkan agar mereka juga peduli akan kesehatan jasmani terkhusus masalah HIV-AIDS.
“Kami ingin dan meminta agar para penceramah semua,agama untuk menyampaikan dalam khutbah-khubahnya menyampaikan tentang dan bahayanya HIV-AIDS, cara agar tidak terjangkit virus mematikan ini,” terangnya.
“Mari kita,sama-sama jaga umat ini dari bahaya HIV-AIDS.Ini urusan nyawa.Kalau umat tidak ada, bagaimana mau khutbah,” katanya.
Kedua, Ketua KPA mengajak agar tempat-tempat usaha yang membahayakan, tempat yang disinyalir sebagai barter/pertukaran /penularan HIV-Aids sebaiknya tidak dibuka.
“Tempat haram, tempat yang dimungkinkan ssarana penularan/ barter/penyebaran virus,HIV tidak perlu dibuka, karena Tuhan akan marah,” pungkasnya. (ing elsa)

Advertisements
Ad 3
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Daerah

TPAKD Papua Tengah Siapkan Langkah Percepat Inklusi Keuangan

Published

on

Sekda Papua Tengah Silwanus Sumule menutup Rakor Pleno TPAKD Papua Tengah 2026 di Hotel Mahavira Nabire, Kamis (7/5/2026). Dok. Humas PPT
Share berita :

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info — Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, menegaskan pentingnya perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terpencil dan terisolir di Papua Tengah, Kamis (7/5/2026)

Hal itu disampaikannya saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Mahavira, Kabupaten Nabire, pada 6–7 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Silwanus Sumule mengatakan bahwa TPAKD memiliki peran strategis dalam mendorong percepatan inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, masyarakat adat, serta warga yang tinggal di daerah dengan keterbatasan akses layanan perbankan dan keuangan formal.

“Papua Tengah masih menghadapi tantangan besar dalam pemerataan akses layanan keuangan. Padahal, akses keuangan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah,” ujarnya.

Advertisement

Ia menilai keberadaan TPAKD harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan layanan sektor keuangan.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah saat ini memfokuskan arah pembangunan pada penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM dan koperasi, peningkatan akses pembiayaan, serta pengembangan sektor unggulan daerah.

“Melalui TPAKD, kami ingin memastikan bahwa program-program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama Orang Asli Papua,” kata Silwanus.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya literasi keuangan masyarakat agar tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara bijak dan produktif.

Selain itu, program-program TPAKD diharapkan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar program administratif.

Advertisement

Rakor pleno tersebut diharapkan menghasilkan rumusan program kerja TPAKD Tahun 2026, langkah konkret percepatan inklusi keuangan, serta komitmen bersama dalam mendukung pembangunan ekonomi Papua Tengah.

Kegiatan Rakor Pleno TPAKD Papua Tengah turut dihadiri pimpinan OJK, Bank Indonesia Perwakilan Papua, unsur Forkopimda, pimpinan perbankan dan lembaga keuangan, pimpinan OPD terkait, serta tamu undangan lainnya. (*)

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Strategi Emas Papua Tengah Jadi Sorotan di Diskusi Indonesia Emas 2045

Published

on

Gubernur Papua Tengah saat memaparkan strategi integrasi pengelolaan emas dalam Diskusi Panel Indonesia Emas 2045 di Jakarta, 5–6 Mei 2026. Dok. Humas PPT
Share berita :

Jakarta | Papuatengah.info – Dari timur Indonesia, gagasan besar tentang kedaulatan ekonomi kembali digaungkan. Gubernur Papua Tengah memaparkan strategi integrasi pengelolaan emas dari hulu ke hilir sebagai langkah konkret menuju visi Indonesia Emas 2045, dalam Diskusi Panel Terpadu di Jakarta, 5–6 Mei 2026.

Forum strategis bertajuk “Strategi Integrasi Hulu ke Hilir Penguasaan Cadangan Emas Menuju Ketahanan Moneter yang Berdaulat” ini mempertemukan para pemangku kepentingan nasional dari berbagai sektor.

Sejumlah pejabat dan ahli hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Direktur Utama MIND ID, Kepala BIM, Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Deputi TLSDAB KLH, Dirjen Planologi Kehutanan Kementerian Kehutanan, Dirjen Gakkum ESDM, Direktur Pengembangan Usaha ANTAM, perwakilan BRI, peneliti BRIN, serta Gubernur Papua Tengah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Tengah tampil sebagai narasumber utama.

Advertisement

Ia memaparkan materi bertajuk “Strategi Integrasi Hulu-Hilir Penguasaan Emas Menuju Ketahanan Moneter.”Pertama, ia menegaskan pentingnya transformasi sektor pertambangan rakyat.

Pemerintah daerah mendorong perubahan paradigma agar aktivitas tambang rakyat berkembang menjadi sektor ekonomi yang legal, produktif, dan bermartabat.

Selanjutnya, ia menempatkan masyarakat adat sebagai aktor utama dalam pengelolaan sumber daya alam.

Menurutnya, kebijakan pembangunan harus memberi ruang bagi masyarakat adat untuk mengelola potensi emas di wilayah ulayat mereka secara berkeadilan.

Selain itu, Gubernur menyoroti pentingnya penguatan ketahanan moneter nasional.

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa integrasi pengelolaan emas dari hulu hingga hilir di Papua Tengah dapat meningkatkan cadangan devisa negara sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia.

Di sisi lain, ia juga menekankan bahwa kebijakan ini tidak hanya berorientasi pada sektor tambang.

Integrasi tersebut diyakini mampu mendorong pertumbuhan sektor lain, termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan di Papua Tengah.

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Doa Bersama ASN dan Masyarakat, Gubernur Meki: Papua Tengah Bangkit, Gunung sampai Pesisir Aman dan Sejahtera

Published

on

Doa Bersama ASN dan Masyarakat di Aula Ballroom Gubernur Papua Tengah di Nabire . Senin (4/5/2026). Dok- Humas Pemprov PPT
Share berita :

Papuatengah.info | Nabire, PT- Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah dipenuhi suasana khidmat saat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat mengikuti Ibadah dan Doa bagi Papua Tengah pada Senin pagi, 4 Mei 2026, pukul 08.00 WIT.

Kegiatan rohani ini mengangkat tema dari 2 Tawarikh 7:12–15 : “Saat pemimpin dan masyarakat berdoa bersama, maka Tuhan akan mendengar serta memulihkan negeri kita.” Senin (4/5/2026).

Ibadah dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan dihadiri para pejabat utama Pemprov Papua Tengah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPR Papua Tengah, serta perwakilan kepala daerah.

Tercatat hadir Bupati Nabire Mesak Magai, Bupati Paniai Yampit Nawipa, serta Wakil Bupati Puncak yang mewakili kepala daerah setempat.

Advertisement

Kegiatan ini memuat atribusi nilai “Papua Tengah • BerAKHLAK • Bangga Melayani Bangsa • 80 Tahun Indonesia Maju” sebagai semangat pelayanan publik yang berpadu dengan pendekatan spiritual.

Dalam doa yang dipanjatkannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan permohonan pemulihan bagi Papua Tengah, terutama agar kekerasan yang masih terjadi dapat dihentikan dan digantikan dengan damai sejahtera.

“Benar Tuhan, Engkau pulihkan negeri kami ini. Hari ini hamba-Mu berdiri di hadapan-Mu sebagai manusia biasa yang Engkau beri kesempatan memimpin negeri ini. Kami tidak sempurna, tetapi karena kasih dan pertolongan Tuhan, kami selalu dipulihkan dan diperbarui,” doa Gubernur Meki.

Gubernur juga menegaskan keyakinannya bahwa Tuhan mengetahui seluruh pergumulan masyarakat Papua Tengah, baik yang berada di wilayah pesisir, pegunungan, maupun perkotaan.

“Tuhan tahu semua yang terjadi di negeri ini. Apakah kami sedang berbuat salah atau berbuat baik, Engkau mengetahui semuanya. Namun kami percaya, Yesus datang untuk memulihkan, menyembuhkan, dan menyelesaikan seluruh persoalan manusia,” ucap Gubernur Meki penuh haru.

Dalam doa tersebut, Gubernur turut mengenang perjalanan hidup dan pengabdiannya, mulai dari cita-citanya menjadi pilot, kemudian dipercaya menjadi bupati, hingga kini memimpin sebagai gubernur.

Advertisement

“Ketika saya ingin menjadi pilot, Tuhan izinkan. Ketika ingin menjadi bupati, Tuhan beri. Dan ketika dipercaya menjadi gubernur, itu pun Tuhan berikan secara cuma-cuma. Tuhan yang sama, hari ini saya memohon agar Papua Tengah Engkau pulihkan dan Engkau selesaikan semua kekerasan ini,” katanya.

Ia juga memohon agar damai sejahtera hadir di seluruh penjuru Papua Tengah.“Biarlah ada damai sejahtera di negeri ini. Biarlah ada pemulihan dari utara, selatan, timur, dan barat. Orang-orang di negeri ini membutuhkan pertolongan Tuhan,” tutup Gubernur Meki dalam doanya.

Ibadah dan doa bersama ini menjadi momen refleksi spiritual bagi jajaran pemerintah dan masyarakat Papua Tengah, sekaligus simbol harapan akan hadirnya kedamaian, pemulihan, dan persatuan di Tanah Papua. (*)

Advertisement

Continue Reading

Daerah

Hardiknas 2026, Meki Nawipa Resmikan SLB Negeri Pembina

Published

on

Gubernur Meki Nawipa dan PJU Pemprov Papua Tengah saat meresmikan gedung (SLB Negeri Pembina) dengan memotong Pita . Dok-Alvi
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, meresmikan Gedung Ruang Kelas SLB Negeri Pembina di Mepa Boarding School SP 2 Kalisemen, Nabire Barat, Sabtu (2/5/2026).

Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 itu dimanfaatkan pemerintah provinsi untuk menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan inklusif yang merata bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan ruang kelas baru ini merupakan langkah konkret, bukan sekadar penambahan fasilitas fisik.

“Pendidikan bermutu untuk semua harus dimulai dari fasilitas yang layak. Anak-anak SLB berhak belajar di ruang yang nyaman, aman, dan mendukung proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran ruang kelas representatif akan mendorong semangat belajar siswa sekaligus meningkatkan kualitas pengajaran guru. Pemerintah juga terus mendorong sekolah reguler mengembangkan konsep ramah disabilitas.

Advertisement

“Inklusi bukan pilihan, tetapi kewajiban. Tidak boleh ada satu pun anak Papua Tengah yang tertinggal,” tegasnya.

Di tengah suasana peringatan Hardiknas, pesan gubernur terasa lebih dari sekadar kebijakan.

Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

“Mereka adalah mutiara Papua Tengah. Melalui pendidikan, mereka bisa berkarya dan memiliki masa depan untuk memimpin Tanah Papua,” katanya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, akan terus memastikan layanan pendidikan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi, termasuk di wilayah terpencil.

Advertisement

Peresmian SLB Negeri Pembina ini sekaligus menjadi penanda arah pembangunan pendidikan Papua Tengah yang semakin inklusif, setara, dan berorientasi pada masa depan generasi muda. (*)

Continue Reading

Daerah

Dari SLB untuk Papua Tengah : Hardiknas 2026 Tampilkan Wajah Pendidikan Sesungguhnya

Published

on

Gubernur Meki Nawipa saat memberikan sambutan Ramah Tamah Hardiknas 2026 dan memberikan hadiah kepada siswa-siswi tingkat SMP-SMA Se-Papua Tengah yang telah mengikuti lomba Hardiknas 2026. Dok- Alvi
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info — Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-68 Tahun 2026 digelar di lapangan Mepa Boarding School SP 2 Kalisemen, Nabire Barat.

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bersama istri Ibu Nurhaidah yang juga merupakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Papua Tengah, para guru se-Kabupaten Nabire, serta peserta lomba Hardiknas tingkat SMP–SMA se-Papua Tengah.

Usai upacara, Gubernur meresmikan gedung SLB Negeri Pembina di lingkungan Mepa Boarding School.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di aula sekolah dan penyerahan piala penghargaan kepada siswa-siswi peserta lomba Hardiknas 2026 tingkat Provinsi Papua Tengah. ada 27 Peserta Siswa-siswi dari Kabupaten Nabire. Sabtu (2/5/2026).

Advertisement

Seluruh Petugas Upacara dari Siswa SLBUpacara tahun ini menghadirkan suasana berbeda.

Seluruh petugas upacara merupakan siswa-siswi sekolah luar biasa (SLB) di Nabire, yakni SLB KSK Bukit Meriam, SLB Petra, dan SLB Matahari, serta siswa-siswi dari Mepa Boarding School Perhatian peserta upacara tertuju pada pemimpin upacara dari Siswa Mepa Boarding School yang bernama Deki Degei (16) kelas X seorang siswa yang hanya memiliki satu kaki kanan.

Ia memimpin jalannya upacara dengan tegap dan penuh percaya diri hingga selesai, menjadi simbol kuat makna pendidikan inklusif.

Dalam Amanatnya Gubernur Meki menyampaikan Inklusi adalah Kewajiban serta menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan komitmen terhadap tema tahun ini: Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau dinas pendidikan. Ini adalah kerja bersama seluruh elemen agar tidak ada satu pun anak Papua Tengah yang tertinggal. Pendidikan bermutu untuk semua juga berarti pendidikan bermutu bagi anak-anak disabilitas. Inklusi bukan pilihan, tetapi kewajiban,” tegasnya.

Gubernur Meki menyampaikan tiga langkah prioritas, yakni penguatan infrastruktur SLB dan sekolah inklusif, peningkatan kompetensi guru pendidikan khusus, serta kolaborasi dengan yayasan yang menjangkau anak-anak di pelosok.

Kepada para siswa SLB, ia berpesan, “Kalian adalah mutiara Papua Tengah.

Advertisement

Keterbatasan bukan penghalang untuk menjadi pemimpin besar.

”Kisah Inspiratif dalam Ramah Tamah Pada sesi ramah tamah di aula sekolah, Gubernur membagikan kisah hidupnya yang penuh perjuangan demi pendidikan.

Ia menceritakan masa kecil yang harus meninggalkan kampung halaman, bekerja serabutan untuk biaya sekolah, hingga akhirnya meniti karier dan dipercaya memimpin Papua Tengah.

“Tidak ada jalan menuju kesuksesan tanpa pendidikan. Karena itu, tidak boleh ada anak Papua Tengah yang tertinggal, termasuk anak-anak SLB,” ujarnya.

Peringatan Hardiknas ke-68 di Nabire ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap pendidikan yang inklusif, setara, dan bermutu bagi seluruh anak bangsa. (*)

Advertisement

Continue Reading
Advertisement
Advertisements
Ad 3

Daerah

Daerah6 jam ago

TPAKD Papua Tengah Siapkan Langkah Percepat Inklusi Keuangan

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info — Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, menegaskan pentingnya perluasan akses layanan keuangan bagi...

Daerah1 hari ago

Strategi Emas Papua Tengah Jadi Sorotan di Diskusi Indonesia Emas 2045

Jakarta | Papuatengah.info – Dari timur Indonesia, gagasan besar tentang kedaulatan ekonomi kembali digaungkan. Gubernur Papua Tengah memaparkan strategi integrasi...

Daerah3 hari ago

Doa Bersama ASN dan Masyarakat, Gubernur Meki: Papua Tengah Bangkit, Gunung sampai Pesisir Aman dan Sejahtera

Papuatengah.info | Nabire, PT- Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah dipenuhi suasana khidmat saat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat mengikuti...

Daerah5 hari ago

Hardiknas 2026, Meki Nawipa Resmikan SLB Negeri Pembina

Nabire, PT | Papuatengah.info – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, meresmikan Gedung Ruang Kelas SLB Negeri Pembina di Mepa...

Daerah5 hari ago

Dari SLB untuk Papua Tengah : Hardiknas 2026 Tampilkan Wajah Pendidikan Sesungguhnya

Nabire, PT | Papuatengah.info — Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-68 Tahun 2026 digelar di lapangan Mepa Boarding School SP...

Daerah6 hari ago

Catat! Jadwal Libur dan Cuti Bersama Papua Tengah 2026

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menetapkan daftar hari libur resmi dan cuti bersama untuk periode April...

Daerah1 minggu ago

Musrenbang Papua Tengah 2027 Resmi Ditutup, Fokus Ekonomi Lokal

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan RKPD Tahun...

Daerah1 minggu ago

TPID Papua Tengah Bahas Strategi Kendalikan Inflasi Daerah

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat...

Daerah1 minggu ago

Seminar Kebangsaan di Nabire, Tekankan Sejarah dan Identitas Bangsa

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka kegiatan wawasan kebangsaan di Aula RRI Nabire, Rabu (29/4/2026), sebagai...

Daerah1 minggu ago

Hari Kedua Musrenbang, Fokus Program Otsus dari Delapan Kabupaten

Nabire, PT | Papuatengah.info – Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang Otonomi Khusus dan RKPD...

Advertisement
Advertisements
Ad 1

Trending