Ciputat — Di tengah dinamika demokrasi yang terus berkembang di Indonesia, kolaborasi antara insan pers dan organisasi masyarakat sipil semakin menjadi kebutuhan penting.
Kesadaran itulah yang mendorong Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI) menjalin silaturahmi strategis dengan Presiden Dewan Pimpinan Pusat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Andi Syafrani, Rabu (11/03/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Surabi Teras Ciputat tersebut menghadirkan Ketua Umum DPP AKPERSI Bang Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E. bersama jajaran pengurus pusat AKPERSI serta Presiden DPP LIRA.
Sejak awal pertemuan, kedua organisasi menegaskan komitmen untuk memperkuat komunikasi dan konsolidasi nasional.
Selain itu, mereka juga sepakat membangun sinergi yang lebih kuat dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, transparansi, serta kepentingan publik.
Ketua Umum DPP AKPERSI, Bang Rino Triyono, menegaskan bahwa kolaborasi antara pers dan masyarakat sipil merupakan elemen penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi.
Menurutnya, pers tidak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berjalan sesuai prinsip keadilan dan keterbukaan.
“Pers dan masyarakat sipil merupakan dua pilar penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi. Ketika keduanya bersinergi, kontrol terhadap kebijakan publik akan berjalan lebih sehat, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Bang Rino.
Sementara itu, Presiden DPP LIRA Andi Syafrani menyambut positif pertemuan tersebut. Ia menilai AKPERSI sebagai salah satu organisasi pers yang memiliki kontribusi penting dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan bangsa.
Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi momentum strategis untuk menyatukan gagasan serta memperluas kerja sama antara kedua organisasi dalam berbagai agenda kebangsaan.
“LIRA merasa sangat beruntung dapat bersilaturahmi dengan salah satu organisasi besar seperti DPP AKPERSI. Ini adalah momen penting bagi kita untuk menyatukan pokok-pokok pikiran dalam membangun negeri dengan kapasitas dan jaringan organisasi masing-masing,” kata Andi Syafrani.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa kerja sama antara LIRA dan AKPERSI memiliki potensi besar dalam mengawal berbagai isu strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat.
“Kami berharap ke depan dapat terbangun kerja sama dalam mengawal proses demokrasi, penegakan hukum, perlindungan kebebasan pers, serta kebebasan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan saling menguatkan dan bermuara pada kepentingan rakyat Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, Andi Syafrani berharap sinergi yang terbangun di tingkat pusat dapat berkembang hingga ke daerah. Dengan demikian, komunikasi dan kerja sama antara kedua organisasi dapat menjangkau tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota di seluruh Indonesia.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di tingkat pusat saja, tetapi dapat berkembang hingga ke daerah. Dengan jaringan organisasi yang luas, kedua pihak dapat saling memperkuat kepercayaan serta membangun kerja sama yang lebih besar demi kepentingan publik,” jelasnya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di bulan suci Ramadhan tersebut juga menjadi ruang diskusi strategis mengenai berbagai isu kebangsaan, penguatan peran organisasi masyarakat, serta kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas sosial dan demokrasi di Indonesia.
Melalui pertemuan ini, DPP AKPERSI dan DPP LIRA sepakat membuka ruang komunikasi dan kolaborasi yang lebih luas ke depan. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat fungsi kontrol sosial, meningkatkan literasi informasi masyarakat, serta menjaga marwah demokrasi di Indonesia.
Pada akhirnya, kolaborasi antara pers dan masyarakat sipil tidak hanya memperkuat demokrasi, tetapi juga memastikan bahwa suara rakyat tetap menjadi fondasi utama dalam pembangunan bangsa. (*)