Connect with us
IMG-20250812-WA0016

Daerah

PLN dan Pemkab Paniai Percepat Elektrifikasi 92 Desa

Published

on

PLN dan Pemkab Paniai
Share berita :

Paniai – papuatengah.info – Pemerintah Kabupaten Paniai bekerja sama dengan PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Papua Tengah mempercepat upaya elektrifikasi terhadap 92 desa yang belum tersentuh layanan listrik. Upaya ini menjadi langkah strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah Papua yang selama ini tertinggal secara infrastruktur dasar.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Paniai, Bupati Yampit Nawipa, A.md.Tek, menegaskan pentingnya akses listrik sebagai salah satu indikator utama kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Dari total 221 desa di Kabupaten Paniai, 92 desa diketahui belum terjangkau jaringan PLN, (24 Juli 2025).

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung segala upaya PLN. Pemerintah Kabupaten akan memastikan kelancaran proyek ini dan menjamin keamanan bagi pelaksana di lapangan,” ujar Bupati Nawipa.

Menurutnya, pembangunan jalan di Distrik Wagemuka yang dijadwalkan dimulai pada Juli 2025 telah disesuaikan untuk mendukung konstruksi jaringan kelistrikan, mencerminkan adanya sinergi lintas sektor demi efisiensi proyek.

Distribusi Prioritas : Dua Distrik Jadi Titik Fokus

Advertisement

PLN UP2K Papua Tengah menetapkan dua distrik prioritas untuk pembangunan jaringan distribusi tahap awal, yakni Distrik Wegemuka dan Distrik Wegebino. Sebanyak 25 desa dari kedua distrik itu akan menjadi fokus pembangunan tahun ini. Di Wegemuka, 15 desa akan dialiri listrik, yaitu Desa Jukekebo, Toko, Yagiyo Butu, Obadigai, Yegemaidapa, Woubutu, Badawo, Geko, Kinou, Dapaiba, Kugitadi, Bokowa, Uwamani, Kobouyagapa, dan Desa Muyadebe.
Di Wegebino, pembangunan menjangkau 10 desa, yaitu Desa Dagouto, Yimouto, Agumaida.Boutai, Bubugiwo, Buka Duwata, Dei, Kopabatu, Obaiyeweta, dan Desa Tamugauwo.

Manager PLN UP2K Papua Tengah, Reinhard Tan Sayori, menegaskan bahwa meski ke-92 desa tersebut tidak tercatat sebagai “desa belum berlistrik” secara statistik nasional, realitas di lapangan menunjukkan banyak desa belum menikmati pasokan listrik PLN yang stabil dan aman.

“PLN menaruh perhatian khusus terhadap desa-desa ini demi menjamin keandalan jaringan dan kualitas layanan. Fokus kami tidak hanya membangun, tetapi juga memastikan keberlanjutan,” ujar Reinhard.

Menyibak Ketimpangan Energi di Tanah Papua

Ketimpangan akses listrik di Papua bukan semata soal teknis, tapi juga persoalan struktural dan geografis. Kabupaten Paniai dengan topografi pegunungan dan akses darat yang terbatas membuat distribusi energi menjadi tantangan berat. Fakta bahwa hampir 42% desa di Paniai belum dialiri listrik PLN menunjukkan masih lebarnya jurang pembangunan antara Papua dan wilayah lain di Indonesia.

Advertisement

Ketiadaan listrik berarti keterbatasan akses pendidikan di malam hari, pelayanan kesehatan yang bergantung pada genset, hingga stagnasi ekonomi lokal akibat tidak tersedianya fasilitas produksi modern.

Program elektrifikasi ini, jika dieksekusi dengan konsisten, bukan hanya soal membangun jaringan kabel. Ini adalah bentuk pengakuan negara terhadap hak dasar masyarakat Papua: hak atas terang, hak atas kemajuan.

Namun demikian, keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh koordinasi lintas sektor, kesiapan infrastruktur pendukung, serta pendekatan budaya terhadap masyarakat adat yang tinggal di daerah terpencil. Tanpa pendekatan partisipatif dan berkelanjutan, proyek listrik bisa menjadi infrastruktur fisik tanpa makna sosial.

Langkah percepatan elektrifikasi yang dilakukan PLN dan Pemerintah Kabupaten Paniai merupakan sinyal positif bagi masa depan Papua Tengah. Namun tantangannya nyata: dari logistik hingga keberlanjutan layanan. Dalam konteks ini, kolaborasi yang kuat, transparansi anggaran, dan pendekatan kemanusiaan menjadi kunci agar proyek “Paniai Terang” tidak hanya sukses secara administratif, tetapi juga berdampak pada kualitas hidup masyarakat. (red)

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Daerah

TPAKD Papua Tengah Siapkan Langkah Percepat Inklusi Keuangan

Published

on

Sekda Papua Tengah Silwanus Sumule menutup Rakor Pleno TPAKD Papua Tengah 2026 di Hotel Mahavira Nabire, Kamis (7/5/2026). Dok. Humas PPT
Share berita :

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info — Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, menegaskan pentingnya perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terpencil dan terisolir di Papua Tengah, Kamis (7/5/2026)

Hal itu disampaikannya saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Mahavira, Kabupaten Nabire, pada 6–7 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Silwanus Sumule mengatakan bahwa TPAKD memiliki peran strategis dalam mendorong percepatan inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, masyarakat adat, serta warga yang tinggal di daerah dengan keterbatasan akses layanan perbankan dan keuangan formal.

“Papua Tengah masih menghadapi tantangan besar dalam pemerataan akses layanan keuangan. Padahal, akses keuangan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah,” ujarnya.

Advertisement

Ia menilai keberadaan TPAKD harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan layanan sektor keuangan.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah saat ini memfokuskan arah pembangunan pada penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM dan koperasi, peningkatan akses pembiayaan, serta pengembangan sektor unggulan daerah.

“Melalui TPAKD, kami ingin memastikan bahwa program-program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama Orang Asli Papua,” kata Silwanus.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya literasi keuangan masyarakat agar tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara bijak dan produktif.

Selain itu, program-program TPAKD diharapkan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar program administratif.

Advertisement

Rakor pleno tersebut diharapkan menghasilkan rumusan program kerja TPAKD Tahun 2026, langkah konkret percepatan inklusi keuangan, serta komitmen bersama dalam mendukung pembangunan ekonomi Papua Tengah.

Kegiatan Rakor Pleno TPAKD Papua Tengah turut dihadiri pimpinan OJK, Bank Indonesia Perwakilan Papua, unsur Forkopimda, pimpinan perbankan dan lembaga keuangan, pimpinan OPD terkait, serta tamu undangan lainnya. (*)

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Strategi Emas Papua Tengah Jadi Sorotan di Diskusi Indonesia Emas 2045

Published

on

Gubernur Papua Tengah saat memaparkan strategi integrasi pengelolaan emas dalam Diskusi Panel Indonesia Emas 2045 di Jakarta, 5–6 Mei 2026. Dok. Humas PPT
Share berita :

Jakarta | Papuatengah.info – Dari timur Indonesia, gagasan besar tentang kedaulatan ekonomi kembali digaungkan. Gubernur Papua Tengah memaparkan strategi integrasi pengelolaan emas dari hulu ke hilir sebagai langkah konkret menuju visi Indonesia Emas 2045, dalam Diskusi Panel Terpadu di Jakarta, 5–6 Mei 2026.

Forum strategis bertajuk “Strategi Integrasi Hulu ke Hilir Penguasaan Cadangan Emas Menuju Ketahanan Moneter yang Berdaulat” ini mempertemukan para pemangku kepentingan nasional dari berbagai sektor.

Sejumlah pejabat dan ahli hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Direktur Utama MIND ID, Kepala BIM, Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Deputi TLSDAB KLH, Dirjen Planologi Kehutanan Kementerian Kehutanan, Dirjen Gakkum ESDM, Direktur Pengembangan Usaha ANTAM, perwakilan BRI, peneliti BRIN, serta Gubernur Papua Tengah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Tengah tampil sebagai narasumber utama.

Advertisement

Ia memaparkan materi bertajuk “Strategi Integrasi Hulu-Hilir Penguasaan Emas Menuju Ketahanan Moneter.”Pertama, ia menegaskan pentingnya transformasi sektor pertambangan rakyat.

Pemerintah daerah mendorong perubahan paradigma agar aktivitas tambang rakyat berkembang menjadi sektor ekonomi yang legal, produktif, dan bermartabat.

Selanjutnya, ia menempatkan masyarakat adat sebagai aktor utama dalam pengelolaan sumber daya alam.

Menurutnya, kebijakan pembangunan harus memberi ruang bagi masyarakat adat untuk mengelola potensi emas di wilayah ulayat mereka secara berkeadilan.

Selain itu, Gubernur menyoroti pentingnya penguatan ketahanan moneter nasional.

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa integrasi pengelolaan emas dari hulu hingga hilir di Papua Tengah dapat meningkatkan cadangan devisa negara sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia.

Di sisi lain, ia juga menekankan bahwa kebijakan ini tidak hanya berorientasi pada sektor tambang.

Integrasi tersebut diyakini mampu mendorong pertumbuhan sektor lain, termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan di Papua Tengah.

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Doa Bersama ASN dan Masyarakat, Gubernur Meki: Papua Tengah Bangkit, Gunung sampai Pesisir Aman dan Sejahtera

Published

on

Doa Bersama ASN dan Masyarakat di Aula Ballroom Gubernur Papua Tengah di Nabire . Senin (4/5/2026). Dok- Humas Pemprov PPT
Share berita :

Papuatengah.info | Nabire, PT- Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah dipenuhi suasana khidmat saat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat mengikuti Ibadah dan Doa bagi Papua Tengah pada Senin pagi, 4 Mei 2026, pukul 08.00 WIT.

Kegiatan rohani ini mengangkat tema dari 2 Tawarikh 7:12–15 : “Saat pemimpin dan masyarakat berdoa bersama, maka Tuhan akan mendengar serta memulihkan negeri kita.” Senin (4/5/2026).

Ibadah dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan dihadiri para pejabat utama Pemprov Papua Tengah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPR Papua Tengah, serta perwakilan kepala daerah.

Tercatat hadir Bupati Nabire Mesak Magai, Bupati Paniai Yampit Nawipa, serta Wakil Bupati Puncak yang mewakili kepala daerah setempat.

Advertisement

Kegiatan ini memuat atribusi nilai “Papua Tengah • BerAKHLAK • Bangga Melayani Bangsa • 80 Tahun Indonesia Maju” sebagai semangat pelayanan publik yang berpadu dengan pendekatan spiritual.

Dalam doa yang dipanjatkannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan permohonan pemulihan bagi Papua Tengah, terutama agar kekerasan yang masih terjadi dapat dihentikan dan digantikan dengan damai sejahtera.

“Benar Tuhan, Engkau pulihkan negeri kami ini. Hari ini hamba-Mu berdiri di hadapan-Mu sebagai manusia biasa yang Engkau beri kesempatan memimpin negeri ini. Kami tidak sempurna, tetapi karena kasih dan pertolongan Tuhan, kami selalu dipulihkan dan diperbarui,” doa Gubernur Meki.

Gubernur juga menegaskan keyakinannya bahwa Tuhan mengetahui seluruh pergumulan masyarakat Papua Tengah, baik yang berada di wilayah pesisir, pegunungan, maupun perkotaan.

“Tuhan tahu semua yang terjadi di negeri ini. Apakah kami sedang berbuat salah atau berbuat baik, Engkau mengetahui semuanya. Namun kami percaya, Yesus datang untuk memulihkan, menyembuhkan, dan menyelesaikan seluruh persoalan manusia,” ucap Gubernur Meki penuh haru.

Dalam doa tersebut, Gubernur turut mengenang perjalanan hidup dan pengabdiannya, mulai dari cita-citanya menjadi pilot, kemudian dipercaya menjadi bupati, hingga kini memimpin sebagai gubernur.

Advertisement

“Ketika saya ingin menjadi pilot, Tuhan izinkan. Ketika ingin menjadi bupati, Tuhan beri. Dan ketika dipercaya menjadi gubernur, itu pun Tuhan berikan secara cuma-cuma. Tuhan yang sama, hari ini saya memohon agar Papua Tengah Engkau pulihkan dan Engkau selesaikan semua kekerasan ini,” katanya.

Ia juga memohon agar damai sejahtera hadir di seluruh penjuru Papua Tengah.“Biarlah ada damai sejahtera di negeri ini. Biarlah ada pemulihan dari utara, selatan, timur, dan barat. Orang-orang di negeri ini membutuhkan pertolongan Tuhan,” tutup Gubernur Meki dalam doanya.

Ibadah dan doa bersama ini menjadi momen refleksi spiritual bagi jajaran pemerintah dan masyarakat Papua Tengah, sekaligus simbol harapan akan hadirnya kedamaian, pemulihan, dan persatuan di Tanah Papua. (*)

Advertisement

Continue Reading

Daerah

Hardiknas 2026, Meki Nawipa Resmikan SLB Negeri Pembina

Published

on

Gubernur Meki Nawipa dan PJU Pemprov Papua Tengah saat meresmikan gedung (SLB Negeri Pembina) dengan memotong Pita . Dok-Alvi
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, meresmikan Gedung Ruang Kelas SLB Negeri Pembina di Mepa Boarding School SP 2 Kalisemen, Nabire Barat, Sabtu (2/5/2026).

Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 itu dimanfaatkan pemerintah provinsi untuk menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan inklusif yang merata bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan ruang kelas baru ini merupakan langkah konkret, bukan sekadar penambahan fasilitas fisik.

“Pendidikan bermutu untuk semua harus dimulai dari fasilitas yang layak. Anak-anak SLB berhak belajar di ruang yang nyaman, aman, dan mendukung proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran ruang kelas representatif akan mendorong semangat belajar siswa sekaligus meningkatkan kualitas pengajaran guru. Pemerintah juga terus mendorong sekolah reguler mengembangkan konsep ramah disabilitas.

Advertisement

“Inklusi bukan pilihan, tetapi kewajiban. Tidak boleh ada satu pun anak Papua Tengah yang tertinggal,” tegasnya.

Di tengah suasana peringatan Hardiknas, pesan gubernur terasa lebih dari sekadar kebijakan.

Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

“Mereka adalah mutiara Papua Tengah. Melalui pendidikan, mereka bisa berkarya dan memiliki masa depan untuk memimpin Tanah Papua,” katanya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, akan terus memastikan layanan pendidikan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi, termasuk di wilayah terpencil.

Advertisement

Peresmian SLB Negeri Pembina ini sekaligus menjadi penanda arah pembangunan pendidikan Papua Tengah yang semakin inklusif, setara, dan berorientasi pada masa depan generasi muda. (*)

Continue Reading

Daerah

Dari SLB untuk Papua Tengah : Hardiknas 2026 Tampilkan Wajah Pendidikan Sesungguhnya

Published

on

Gubernur Meki Nawipa saat memberikan sambutan Ramah Tamah Hardiknas 2026 dan memberikan hadiah kepada siswa-siswi tingkat SMP-SMA Se-Papua Tengah yang telah mengikuti lomba Hardiknas 2026. Dok- Alvi
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info — Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-68 Tahun 2026 digelar di lapangan Mepa Boarding School SP 2 Kalisemen, Nabire Barat.

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bersama istri Ibu Nurhaidah yang juga merupakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Papua Tengah, para guru se-Kabupaten Nabire, serta peserta lomba Hardiknas tingkat SMP–SMA se-Papua Tengah.

Usai upacara, Gubernur meresmikan gedung SLB Negeri Pembina di lingkungan Mepa Boarding School.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di aula sekolah dan penyerahan piala penghargaan kepada siswa-siswi peserta lomba Hardiknas 2026 tingkat Provinsi Papua Tengah. ada 27 Peserta Siswa-siswi dari Kabupaten Nabire. Sabtu (2/5/2026).

Advertisement

Seluruh Petugas Upacara dari Siswa SLBUpacara tahun ini menghadirkan suasana berbeda.

Seluruh petugas upacara merupakan siswa-siswi sekolah luar biasa (SLB) di Nabire, yakni SLB KSK Bukit Meriam, SLB Petra, dan SLB Matahari, serta siswa-siswi dari Mepa Boarding School Perhatian peserta upacara tertuju pada pemimpin upacara dari Siswa Mepa Boarding School yang bernama Deki Degei (16) kelas X seorang siswa yang hanya memiliki satu kaki kanan.

Ia memimpin jalannya upacara dengan tegap dan penuh percaya diri hingga selesai, menjadi simbol kuat makna pendidikan inklusif.

Dalam Amanatnya Gubernur Meki menyampaikan Inklusi adalah Kewajiban serta menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan komitmen terhadap tema tahun ini: Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau dinas pendidikan. Ini adalah kerja bersama seluruh elemen agar tidak ada satu pun anak Papua Tengah yang tertinggal. Pendidikan bermutu untuk semua juga berarti pendidikan bermutu bagi anak-anak disabilitas. Inklusi bukan pilihan, tetapi kewajiban,” tegasnya.

Gubernur Meki menyampaikan tiga langkah prioritas, yakni penguatan infrastruktur SLB dan sekolah inklusif, peningkatan kompetensi guru pendidikan khusus, serta kolaborasi dengan yayasan yang menjangkau anak-anak di pelosok.

Kepada para siswa SLB, ia berpesan, “Kalian adalah mutiara Papua Tengah.

Advertisement

Keterbatasan bukan penghalang untuk menjadi pemimpin besar.

”Kisah Inspiratif dalam Ramah Tamah Pada sesi ramah tamah di aula sekolah, Gubernur membagikan kisah hidupnya yang penuh perjuangan demi pendidikan.

Ia menceritakan masa kecil yang harus meninggalkan kampung halaman, bekerja serabutan untuk biaya sekolah, hingga akhirnya meniti karier dan dipercaya memimpin Papua Tengah.

“Tidak ada jalan menuju kesuksesan tanpa pendidikan. Karena itu, tidak boleh ada anak Papua Tengah yang tertinggal, termasuk anak-anak SLB,” ujarnya.

Peringatan Hardiknas ke-68 di Nabire ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap pendidikan yang inklusif, setara, dan bermutu bagi seluruh anak bangsa. (*)

Advertisement

Continue Reading
Advertisement
Advertisements
Ad 3

Daerah

Daerah4 jam ago

TPAKD Papua Tengah Siapkan Langkah Percepat Inklusi Keuangan

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info — Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, menegaskan pentingnya perluasan akses layanan keuangan bagi...

Daerah1 hari ago

Strategi Emas Papua Tengah Jadi Sorotan di Diskusi Indonesia Emas 2045

Jakarta | Papuatengah.info – Dari timur Indonesia, gagasan besar tentang kedaulatan ekonomi kembali digaungkan. Gubernur Papua Tengah memaparkan strategi integrasi...

Daerah3 hari ago

Doa Bersama ASN dan Masyarakat, Gubernur Meki: Papua Tengah Bangkit, Gunung sampai Pesisir Aman dan Sejahtera

Papuatengah.info | Nabire, PT- Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah dipenuhi suasana khidmat saat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat mengikuti...

Daerah4 hari ago

Hardiknas 2026, Meki Nawipa Resmikan SLB Negeri Pembina

Nabire, PT | Papuatengah.info – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, meresmikan Gedung Ruang Kelas SLB Negeri Pembina di Mepa...

Daerah5 hari ago

Dari SLB untuk Papua Tengah : Hardiknas 2026 Tampilkan Wajah Pendidikan Sesungguhnya

Nabire, PT | Papuatengah.info — Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-68 Tahun 2026 digelar di lapangan Mepa Boarding School SP...

Daerah5 hari ago

Catat! Jadwal Libur dan Cuti Bersama Papua Tengah 2026

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menetapkan daftar hari libur resmi dan cuti bersama untuk periode April...

Daerah1 minggu ago

Musrenbang Papua Tengah 2027 Resmi Ditutup, Fokus Ekonomi Lokal

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan RKPD Tahun...

Daerah1 minggu ago

TPID Papua Tengah Bahas Strategi Kendalikan Inflasi Daerah

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat...

Daerah1 minggu ago

Seminar Kebangsaan di Nabire, Tekankan Sejarah dan Identitas Bangsa

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka kegiatan wawasan kebangsaan di Aula RRI Nabire, Rabu (29/4/2026), sebagai...

Daerah1 minggu ago

Hari Kedua Musrenbang, Fokus Program Otsus dari Delapan Kabupaten

Nabire, PT | Papuatengah.info – Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang Otonomi Khusus dan RKPD...

Advertisement
Advertisements
Ad 1

Trending