Connect with us
IMG-20250812-WA0016

Papua Tengah

Hadiah Lebaran untuk Papua Tengah, Batik Air Segera Terbang ke Nabire

Published

on

Share berita :

Nabire, Papua Tengah || Papuatengah.info — Kabar baik datang bagi masyarakat Papua Tengah. Maskapai Batik Air dijadwalkan mulai melayani penerbangan di Bandara Douw Aturure Nabire pada 30 Maret 2026, atau setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kehadiran maskapai ini membuka rute baru Nabire – Ambon – Jakarta dan sebaliknya, yang diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi udara bagi masyarakat Papua Tengah.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah Ewanggen Kokoya, S.Th., M.Ap menyebutkan bahwa masuknya Batik Air menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat karena memberikan pilihan penerbangan baru dari Nabire menuju kota-kota besar di Indonesia.

Advertisement

Menurutnya, walaupun penerbangan dijadwalkan mulai beroperasi setelah Lebaran, masyarakat tetap menyambutnya sebagai hadiah Lebaran yang menghadirkan harapan baru bagi kemudahan akses transportasi di wilayah Papua Tengah.

“Rute Nabire–Ambon–Jakarta ini akan sangat membantu mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan dinas, bisnis, maupun keperluan keluarga,” ujar Ewanggen.

Ia menjelaskan bahwa rencana penerbangan Batik Air tersebut telah memperoleh persetujuan slot waktu penerbangan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Persetujuan tersebut tertuang dalam surat dari Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Douw Aturure Nabire kepada PIC Batik Air tertanggal 24 Februari 2026 dengan nomor AU.010/027.2/II/BU.NBR-2026.

Dalam surat itu disebutkan bahwa pihak bandara menyetujui dua penerbangan baru menggunakan pesawat Airbus A320.

Advertisement

Penerbangan pertama dengan kode ID 6174 melayani rute Ambon (AMQ) – Nabire (NBX) dengan jadwal keberangkatan 22.10 UTC dan estimasi tiba 23.55 UTC. Rute ini dijadwalkan beroperasi mulai 29 Maret hingga 23 Oktober 2026 pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Sementara itu, penerbangan kedua dengan kode ID 6175 melayani rute Nabire (NBX) – Ambon (AMQ) dengan jadwal keberangkatan 00.35 UTC dan estimasi tiba 02.10 UTC. Penerbangan ini akan beroperasi mulai 30 Maret hingga 24 Oktober 2026 pada hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Dengan adanya rute tersebut, masyarakat Nabire nantinya dapat melanjutkan perjalanan dari Ambon menuju Jakarta maupun kota-kota lain di Indonesia, sehingga konektivitas Papua Tengah dengan wilayah lain menjadi semakin terbuka.

Selain mempermudah mobilitas masyarakat, pembukaan rute ini juga diyakini dapat mendorong aktivitas ekonomi, perdagangan, serta sektor pariwisata di Papua Tengah.

Bagi masyarakat Nabire, hadirnya Batik Air bukan sekadar tambahan maskapai di Bandara Douw Aturure. Lebih dari itu, rute baru ini menjadi simbol semakin terbukanya akses Papua Tengah dengan berbagai daerah di Indonesia, sekaligus harapan baru bagi percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. (*)

Advertisement

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Daerah

Musrenbang Papua Tengah 2027 Resmi Ditutup, Fokus Ekonomi Lokal

Published

on

Sekda Papua Tengah Silwanus Sumule menutup Musrenbang Otsus dan RKPD 2027 di Nabire, Kamis (30/4/2026). Dok·Humas PPT
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan RKPD Tahun 2027 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Kamis (30/4/2026).

Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, mewakili Gubernur Meki Nawipa, memimpin penutupan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang menjadi forum strategis dalam menyusun arah pembangunan daerah secara terukur dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, pemerintah menetapkan tema pembangunan tahun 2027, yaitu penguatan ekonomi lokal dan daya saing daerah berbasis potensi wilayah.

Tema ini menjadi dasar untuk mendorong pembangunan yang bertumpu pada sumber daya lokal, kearifan budaya, serta potensi alam Papua Tengah.

Advertisement

Selanjutnya, pemerintah merumuskan berbagai prioritas melalui forum tersebut, mulai dari identifikasi permasalahan pembangunan, penyusunan program, hingga penetapan arah kebijakan daerah.

Silwanus menekankan bahwa hasil Musrenbang tidak boleh berhenti pada dokumen perencanaan.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan implementasi program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Apa yang kita sepakati harus menjadi kerja nyata dan hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan dana Otonomi Khusus (Otsus) secara optimal.

Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya Orang Asli Papua, melalui sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur dasar.

Di sisi lain, pemerintah mengakui masih adanya sejumlah tantangan pembangunan di Papua Tengah, seperti kemiskinan, keterbatasan infrastruktur, serta akses layanan dasar dan konektivitas wilayah.

Advertisement

Karena itu, Pemprov Papua Tengah mendorong penguatan sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, DPR, MRP, serta seluruh pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan.

Pemerintah juga mengajak seluruh pihak menjaga konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan program, serta memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan penutupan ini, seluruh hasil Musrenbang akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen RKPD Tahun 2027 dan pedoman pelaksanaan program pembangunan di Papua Tengah. (*)

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

TPID Papua Tengah Bahas Strategi Kendalikan Inflasi Daerah

Published

on

Pemprov Papua Tengah menggelar rapat koordinasi TPID di Nabire untuk membahas lonjakan harga pangan. Dok_Humas PPT
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Rabu (29/4/2026).

Rapat ini membahas lonjakan harga pangan di sejumlah wilayah, terutama di daerah pegunungan.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan memimpin langsung rapat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Nabire dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis.

Mereka merespons kenaikan harga kebutuhan pokok yang dinilai signifikan.Kabupaten Intan Jaya menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut.

Advertisement

Data menunjukkan harga beras di wilayah itu naik hingga 9,33 persen.

Selain itu, harga minyak goreng, telur, dan daging ayam juga tercatat melampaui rata-rata nasional.

Pemerintah menilai kondisi geografis yang sulit, hambatan distribusi, serta ketergantungan pasokan dari luar daerah menjadi faktor utama kenaikan harga.

Karena itu, Pemprov Papua Tengah menyiapkan langkah cepat untuk mengendalikan inflasi.

Selanjutnya, pemerintah menjalankan enam langkah konkret sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri.

Langkah tersebut meliputi operasi pasar, pengawasan distribusi, hingga pencegahan penimbunan bahan pokok.

Advertisement

Di sisi lain, Pemprov juga menyiapkan strategi jangka panjang. Pemerintah mendorong peningkatan produksi pangan lokal, memperkuat peran TPID kabupaten, serta membangun sistem pemantauan harga berbasis data secara real-time.

Selain itu, pemerintah memperluas program gerakan pangan murah dan gerakan menanam sebagai upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan menegaskan bahwa seluruh intervensi harus tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya langkah yang cepat, spesifik wilayah, dan berbasis data.

“Tujuan utama kami adalah menjaga daya beli masyarakat dan memastikan gejolak harga tidak mengganggu stabilitas sosial ekonomi,” ujarnya.

Pemerintah berharap langkah-langkah tersebut mampu mengendalikan inflasi, terutama menjelang periode meningkatnya permintaan masyarakat di Papua Tengah. (*)

Reporter: Alvi

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Hari Kedua Musrenbang, Fokus Program Otsus dari Delapan Kabupaten

Published

on

Eliezer Yogi Kepala Bapperida Papua Tengah saat diwawancarai awak media di aula ballroom setelah mengikuti Musrenbang hari kedua. Rabu (29/4/2026). Dok-Alvi
Share berita :

Nabire, PT | Papuatengah.info – Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang Otonomi Khusus dan RKPD Tahun 2027 digelar selama tiga hari.

Pada hari kedua, agenda difokuskan pada pembahasan usulan program dari delapan kabupaten di Papua Tengah yang akan dibiayai melalui dana Otonomi Khusus (Otsus). Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebutuhan daerah dengan kebijakan pembangunan provinsi.

“Hari ini kami fokus membahas program kegiatan dari kabupaten-kabupaten yang akan dibiayai melalui dana Otonomi Khusus. Ini penting agar kebutuhan masyarakat di daerah bisa terakomodasi dengan baik,” ujar Eliezer Yogi di Aula Ballroom, Nabire.

Advertisement

Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan telah dibuka oleh Gubernur Papua Tengah dan diisi pemaparan materi dari sejumlah narasumber nasional maupun lokal, seperti Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Kementerian Keuangan, BPKP, perguruan tinggi, hingga Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).

Menurut Eliezer, kehadiran para narasumber tersebut bertujuan memberikan masukan strategis sesuai kondisi Papua Tengah saat ini, termasuk persoalan kesehatan, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.

“Materi yang disampaikan para narasumber sangat bermanfaat dan mendapat apresiasi dari peserta kabupaten karena sesuai dengan kebutuhan pembangunan Papua Tengah saat ini,” katanya.

Eliezer menambahkan, pada hari kedua pihaknya juga mengundang DPR Papua Tengah jalur pengangkatan Otsus serta Majelis Rakyat Papua (MRP) untuk menyampaikan aspirasi hasil kunjungan lapangan dan reses.

Hal itu dilakukan agar program yang disusun benar-benar menjawab persoalan masyarakat sesuai kewenangan pemerintah kabupaten maupun provinsi.

Advertisement

Sementara pada hari ketiga, agenda akan dilanjutkan dengan Musrenbang RKPD yang membahas usulan program dari sumber pendanaan lain di luar dana Otsus.

“Kami ingin ke depan ada kolaborasi yang lebih baik antara pemerintah provinsi, kabupaten, DPR, dan MRP agar persoalan daerah bisa diselesaikan bersama sesuai kemampuan anggaran dan kewenangan masing-masing,” tutupnya. (*)

Reporter: Alvi

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Daerah

Musrenbang 2027 Papua Tengah Resmi Dibuka, Ini Fokus Utamanya

Share berita :

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa membuka Musrenbang RKPD dan Otsus 2027 di Nabire, Senin 28/4/2026. (Dok. Humas PPT)

Published

on

Share berita :

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info — Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Selasa (28/4/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun Papua Tengah melalui penguatan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah.

Ia menyebut Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi forum strategis untuk menyatukan arah pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Mengusung tema “Penguatan Ekonomi Lokal dan Daya Saing Daerah Berbasis Potensi Wilayah,” Meki Nawipa menekankan pentingnya memaksimalkan kekuatan daerah sendiri.

Advertisement

Ia menyoroti sektor pertanian, kelautan, serta potensi budaya dan kearifan lokal sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi.

“Papua Tengah harus dibangun dari kekuatan daerah sendiri. Tanah yang subur, laut yang kaya, serta kekuatan budaya harus menjadi fondasi utama,” tegasnya di hadapan peserta Musrenbang yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga mitra pembangunan.

Selain itu, Gubernur memaparkan sejumlah tantangan pembangunan berdasarkan capaian indikator makro tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat 60,64, pertumbuhan ekonomi minus 6,01 persen, tingkat kemiskinan 29,45 persen, pengangguran terbuka 3,62 persen, serta gini ratio 0,34.

Menurutnya, angka-angka tersebut menunjukkan masih tingginya kemiskinan, terbatasnya lapangan kerja, belum meratanya layanan pendidikan dan kesehatan, serta kendala infrastruktur dan konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah pegunungan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tantangan tersebut harus dijawab melalui perencanaan yang terarah, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Advertisement

Lebih lanjut, Gubernur memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan dana Otonomi Khusus (Otsus).

Ia menekankan agar dana tersebut digunakan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, serta benar-benar dirasakan oleh Orang Asli Papua (OAP), terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar.

“Dana Otsus harus dirasakan masyarakat. Tidak boleh ada program yang hanya menghabiskan anggaran tetapi tidak menyentuh kebutuhan rakyat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Meki Nawipa juga mengajak seluruh pemangku kepentingan—mulai dari para bupati se-Papua Tengah, organisasi perangkat daerah (OPD), DPRP, tokoh adat, tokoh agama, perempuan, pemuda, hingga masyarakat—untuk bersinergi membangun daerah.

Ia menegaskan bahwa pembangunan membutuhkan satu arah dan tujuan bersama, serta semangat kolektif demi masa depan Papua Tengah yang lebih baik.

Advertisement

Di akhir sambutannya, Gubernur secara resmi membuka Musrenbang RKPD dan Musrenbang Otonomi Khusus Tahun 2027 Provinsi Papua Tengah. Ia mengajak seluruh peserta bekerja dengan hati, kejujuran, dan tanggung jawab.

“Kalau Papua Tengah maju, Indonesia akan semakin kuat. Dan itu dimulai dari kerja kita hari ini,” pungkasnya. (*)

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa membuka Musrenbang RKPD dan Otsus 2027 di Nabire, Senin (28/4/2026).

Advertisement

Advertisements
Ad 3
Continue Reading

Headlines

Yonif TP 804/DBAY Tunjukkan Kesiapan Pengamanan Lebaran pada Apel Operasi Ketupat 2026

Published

on

Foto: Prajurit Yonif TP 804/DBAY bersama unsur TNI–Polri mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Noken 2026 di Lapangan Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Kamis (12/3/2026).
Share berita :

Nabire, Papua Tengah || Papuatengah.info — Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, semangat kebersamaan dan kesiapsiagaan aparat keamanan terlihat jelas di Nabire. Prajurit Yonif TP 804/DBAY bersama unsur TNI–Polri dan instansi terkait mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Noken 2026 yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Papua Tengah (Bandara Lama Nabire), Kamis (12/3/2026).

Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley memimpin langsung apel tersebut. Ia memimpin jalannya upacara sekaligus membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum Idulfitri.

Sejak awal kegiatan, seluruh unsur yang hadir menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah. Apel gelar pasukan ini sekaligus menjadi sarana pengecekan kesiapan personel, perlengkapan, serta sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung.

Advertisement

Dalam amanat Kapolri, disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 bertujuan memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran sekaligus menjaga keamanan masyarakat selama perayaan hari raya.

Berdasarkan data potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun ini, sekitar 143,9 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, seluruh unsur pengamanan harus mempersiapkan langkah antisipatif agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polri bersama TNI dan berbagai instansi terkait menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan.Selain mengerahkan personel, aparat juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.

Pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat informasi, pelayanan masyarakat, serta titik koordinasi pengamanan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Tidak hanya fokus pada jalur transportasi, operasi ini juga menyasar pengamanan 185.607 objek vital di seluruh Indonesia. Objek tersebut meliputi masjid, lokasi pelaksanaan salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

Kapolri juga mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga konflik sosial di masyarakat. Oleh sebab itu, aparat diminta meningkatkan patroli serta memperkuat koordinasi dengan unsur pengamanan masyarakat.

Di akhir amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang terlibat dalam operasi ini, termasuk unsur TNI, kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, serta berbagai lembaga dan mitra strategis lainnya.

Keikutsertaan prajurit Yonif TP 804/DBAY dalam apel gelar pasukan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pengamanan wilayah Papua Tengah. Kehadiran mereka juga menjadi simbol kuat sinergi TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan merayakan Idulfitri.

Advertisement

Pada akhirnya, pengamanan Lebaran bukan hanya tentang menjaga ketertiban, tetapi juga tentang menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat agar dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kebahagiaan dan kedamaian. (*)

Advertisements
Ad 3
Continue Reading
Advertisement
Advertisements
Ad 3

Daerah

Daerah2 jam ago

Musrenbang Papua Tengah 2027 Resmi Ditutup, Fokus Ekonomi Lokal

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan RKPD Tahun...

Daerah5 jam ago

TPID Papua Tengah Bahas Strategi Kendalikan Inflasi Daerah

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat...

Daerah1 hari ago

Seminar Kebangsaan di Nabire, Tekankan Sejarah dan Identitas Bangsa

Nabire, PT | Papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka kegiatan wawasan kebangsaan di Aula RRI Nabire, Rabu (29/4/2026), sebagai...

Daerah1 hari ago

Hari Kedua Musrenbang, Fokus Program Otsus dari Delapan Kabupaten

Nabire, PT | Papuatengah.info – Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang Otonomi Khusus dan RKPD...

Daerah2 hari ago

Eliezer Yogi Tekankan Sinkronisasi Program dan Ekonomi Lokal di Musrenbang Papua Tengah 2027

Nabire, Papua Tengah | Papuatengah.info — Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, menegaskan pentingnya sinkronisasi program pembangunan dan penguatan...

Daerah2 hari ago

Ketua MRP Absen di Musrenbang, Ini Penjelasan Wakil Ketua I MRP PT

Paulina Marey Wakil Ketua I MRP Papua Tengah saat diwawancarai awak media depan aula ballroom. Selasa (28/4/2026)- /Dok. Alvi

Daerah2 hari ago

Musrenbang 2027 Papua Tengah Resmi Dibuka, Ini Fokus Utamanya

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa membuka Musrenbang RKPD dan Otsus 2027 di Nabire, Senin 28/4/2026. (Dok. Humas PPT)

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa meresmikan Pondok Pesantren Riyadhul Qur’an di Distrik Wanggar, Nabire Barat, Sabtu (25/4/2026). (Dok Humas PPT) Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa meresmikan Pondok Pesantren Riyadhul Qur’an di Distrik Wanggar, Nabire Barat, Sabtu (25/4/2026). (Dok Humas PPT)
Daerah4 hari ago

Gubernur Resmikan Pesantren Riyadhul Qur’an dan Launching SMP-SMA di Nabire

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa meresmikan Pondok Pesantren Riyadhul Qur’an di Distrik Wanggar, Nabire Barat, Sabtu (25/4/2026). (Dok Humas...

Daerah5 hari ago

23 Pengurus Paguyuban Pasundan Se-Papua Dilantik Serentak di Nabire

Asisten III Bidang Administrasi umum, Viktor fun Saat membacakan sambutan gubernur Papua Tengah. (Dok. Nabireterkini)

Daerah1 minggu ago

Dari Bandung ke Nabire, PB Paguyuban Pasundan Siap Lantik Pengurus se-Tanah Papua

Penjemputan rombongan Pengurus Besar Paguyuban Pasundan di Bandara Udara Douw Aturure, Nabire, Kamis (23/4/2026). Rombongan tiba pukul 09.05 WIT menggunakan...

Advertisement
Advertisements
Ad 1

Trending